Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) kembali membuka gerbang menuju Pelatnas Cipayung melalui gelaran Seleksi Nasional (Seleknas) 2026. Ajang ini ditegaskan sebagai instrumen vital untuk menjamin regenerasi atlet dilakukan secara transparan dan berbasis prestasi.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian, menyatakan bahwa Seleknas merupakan bagian integral dari sistem pembinaan nasional yang berjenjang. Menurutnya, proses ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya memastikan standar kualitas atlet yang masuk ke kawah candradimuka bulu tangkis Indonesia.
"Melalui Seleknas ini, PBSI memastikan proses penjaringan atlet muda dilakukan secara objektif, terukur, dan berbasis prestasi," ujar Eng Hian dalam keterangan resminya, Kamis (29/1).
Kriteria ketat diberlakukan bagi para peserta. PBSI merujuk pada hasil Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2025 serta peringkat nasional per 24 Desember 2025.
Standar ini sengaja dipasang tinggi guna menjaring talenta yang tidak hanya berprestasi hari ini, tetapi juga memiliki prospek jangka panjang di level internasional. Rencananya, Seleknas 2026 akan dihelat pada 3-7 Februari mendatang di Majeh Arena Wadas, Karawang. Fokus utama seleksi tahun ini menyasar kategori taruna (U-19).
Di sisi lain, PBSI tetap memberikan apresiasi bagi atlet yang tampil dominan sepanjang tahun lalu. Tim Pemandu Bakat memutuskan tiga atlet berhak langsung menghuni Pelatnas tanpa jalur seleksi.
Mereka adalah Mayla Cahya Afilian Pratiwi (Mutiara Cardinal Bandung) dari sektor tunggal putri, serta duet ganda putra Alexius Ongkytama Subagio/Aquino Evano Keneddy Tangka (PB Djarum).
Konsistensi prestasi ketiganya sepanjang 2025 dinilai sudah cukup sebagai tiket masuk ke Cipayung. Terkait aturan main, PBSI memberikan fleksibilitas bagi sektor ganda untuk bertukar pasangan, selama masih dalam jajaran 16 besar nasional dan mengantongi izin tertulis dari klub asal.
Namun, PBSI menekankan sikap tegas, setiap juara Seleknas wajib memenuhi panggilan Pelatnas tanpa syarat sebagai bentuk komitmen terhadap Merah Putih. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi Indonesia dalam mempersiapkan amunisi baru untuk turnamen besar di masa depan, termasuk persiapan menuju ajang bergengsi seperti Australia Terbuka. (Ndf/P-3)
PBSI telah menyusun cetak biru menuju Olimpiade 2028.
PBSI menerapkan sistem baru dalam promosi dan degradasi di pelatnas, atlet bisa saja terkena degradasi dari Pelatnas tanpa harus menunggu periode tertentu
PBSI juga memanfaatkan turnamen ini sebagai momentum regenerasi.
Eng Hian menyebut pihaknya lebih memprioritaskan pengembalian performa maksimal Apri/Fadia terlebih dahulu dibandingkan berbicara tentang hasil.
Apriyani/Fadia pertama kali dipasangkan sebagai ganda putri pada awal tahun ini, namun baru melakukan debut mereka di ajang SEA Games 2021 Vietnam.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Indonesia Terbuka level Super 1000 kini berdurasi 11 hari. PBSI sebut ini investasi strategis untuk prestise turnamen, peluang atlet, dan pengalaman sportainment bagi penonton.
BWF mengumumkan transformasi besar World Tour 2027-2030. Denmark Open naik ke level Super 1000, total 36 turnamen setahun, format baru, dan hadiah hingga USD 26,9 juta.
PP PBSI menjadikan capaian di Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 sebagai bahan evaluasi krusial untuk mematangkan skuad menuju Piala Thomas dan Uber 2026.
Indonesia mengalahkan Tailan dengan skor 3-2 di laga perempat final BATC 2026
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved