Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Australia Terbuka 2026: Ambisi Career Grand Slam Carlos Alcaraz Ditantang Dominasi Jannik Sinner

Khoerun Nadif Rahmat
14/1/2026 11:27
Australia Terbuka 2026: Ambisi Career Grand Slam Carlos Alcaraz Ditantang Dominasi Jannik Sinner
Petenis Italia Jannik Sinner (kiri) dan petenis Spanyol Carlos Alcaraz(AFP/JUNG YEON-JE)

CARLOS Alcaraz menghadapi ujian terberat dalam ambisinya melengkapi Career Grand Slam di Australia Terbuka 2026 karena harus menembus dominasi juara bertahan Jannik Sinner di Melbourne Park.

Petenis Spanyol berusia 22 tahun itu datang ke Australia dengan reputasi gemilang setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi. 

Sepanjang kariernya, pencapaian terbaik Alcaraz di Melbourne Park baru sebatas perempat final, termasuk ketika ia disingkirkan Novak Djokovic pada edisi sebelumnya.

"Jujur saja, ini target utama saya. Saat menjalani pramusim, Australian Terbuka selalu ada dalam daftar pencapaian yang ingin saya raih," ujar Alcaraz, dikutip dari AFP.

Jika mampu mematahkan kutukan di Australia, Alcaraz akan menorehkan sejarah sebagai petenis putra termuda peraih Career Grand Slam. Catatan itu akan melampaui rekor Rafael Nadal, yang menuntaskan koleksi empat gelar mayor pada usia 24 tahun.

Namun, jalan menuju sejarah dipastikan tidak mulus. Jannik Sinner, juara bertahan dua edisi terakhir, tengah memburu gelar ketiganya secara beruntun di Melbourne.

Jika berhasil, petenis Italia berusia 24 tahun itu akan menyamai rekor Novak Djokovic sebagai petenis putra di era Terbuka yang mampu menjuarai Australian Terbuka tiga kali berturut-turut.

"Saya merasa menjadi pemain yang lebih baik dibanding tahun lalu," kata Sinner.

Meski Alcaraz unggul 10-6 dalam rekor pertemuan, rivalitas yang dijuluki Sincaraz diprediksi menjadi poros utama turnamen. Keduanya berbagi delapan gelar Grand Slam terakhir sejak Djokovic meraih gelar mayor ke-24 di AS Terbuka 2023.

Sementara itu, Novak Djokovic tetap menjadi ancaman serius di turnamen favoritnya. Meski kondisi fisiknya menjadi tanda tanya setelah mundur dari Adelaide International pekan ini, petenis berusia 38 tahun itu masih membawa misi besar memburu gelar Grand Slam ke-25.

Di luar persaingan tiga besar tersebut, nama-nama seperti Alexander Zverev, Daniil Medvedev, hingga talenta muda Learner Tien dan Joao Fonseca siap memberi kejutan. 

Medvedev sendiri datang dengan modal kuat usai menjuarai Brisbane International.

Australian Terbuka 2026 pun berpotensi menjadi panggung lahirnya sejarah baru, baik bagi Alcaraz, pengukuhan dominasi Sinner, maupun kebangkitan sang legenda Djokovic. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik