Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
CARLOS Alcaraz menghadapi ujian terberat dalam ambisinya melengkapi Career Grand Slam di Australia Terbuka 2026 karena harus menembus dominasi juara bertahan Jannik Sinner di Melbourne Park.
Petenis Spanyol berusia 22 tahun itu datang ke Australia dengan reputasi gemilang setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Sepanjang kariernya, pencapaian terbaik Alcaraz di Melbourne Park baru sebatas perempat final, termasuk ketika ia disingkirkan Novak Djokovic pada edisi sebelumnya.
"Jujur saja, ini target utama saya. Saat menjalani pramusim, Australian Terbuka selalu ada dalam daftar pencapaian yang ingin saya raih," ujar Alcaraz, dikutip dari AFP.
Jika mampu mematahkan kutukan di Australia, Alcaraz akan menorehkan sejarah sebagai petenis putra termuda peraih Career Grand Slam. Catatan itu akan melampaui rekor Rafael Nadal, yang menuntaskan koleksi empat gelar mayor pada usia 24 tahun.
Namun, jalan menuju sejarah dipastikan tidak mulus. Jannik Sinner, juara bertahan dua edisi terakhir, tengah memburu gelar ketiganya secara beruntun di Melbourne.
Jika berhasil, petenis Italia berusia 24 tahun itu akan menyamai rekor Novak Djokovic sebagai petenis putra di era Terbuka yang mampu menjuarai Australian Terbuka tiga kali berturut-turut.
"Saya merasa menjadi pemain yang lebih baik dibanding tahun lalu," kata Sinner.
Meski Alcaraz unggul 10-6 dalam rekor pertemuan, rivalitas yang dijuluki Sincaraz diprediksi menjadi poros utama turnamen. Keduanya berbagi delapan gelar Grand Slam terakhir sejak Djokovic meraih gelar mayor ke-24 di AS Terbuka 2023.
Sementara itu, Novak Djokovic tetap menjadi ancaman serius di turnamen favoritnya. Meski kondisi fisiknya menjadi tanda tanya setelah mundur dari Adelaide International pekan ini, petenis berusia 38 tahun itu masih membawa misi besar memburu gelar Grand Slam ke-25.
Di luar persaingan tiga besar tersebut, nama-nama seperti Alexander Zverev, Daniil Medvedev, hingga talenta muda Learner Tien dan Joao Fonseca siap memberi kejutan.
Medvedev sendiri datang dengan modal kuat usai menjuarai Brisbane International.
Australian Terbuka 2026 pun berpotensi menjadi panggung lahirnya sejarah baru, baik bagi Alcaraz, pengukuhan dominasi Sinner, maupun kebangkitan sang legenda Djokovic. (Z-1)
Kepastian ini muncul setelah nama Serena Williams tercatat dalam daftar pemulihan (reinstatements) International Tennis Integrity Agency (ITIA) pada Senin (9/2) waktu setempat.
Janice Tjen berhasil menundukkan petenis asal Brasil, Beatriz Haddad Maia, dengan skor telak 6-0 dan 6-1 di putaran pertama Qatar TotalEnergies Open.
JANICE Tjen harus mengubah persiapan jelang laga pembuka WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 setelah lawannya berganti menjadi Beatriz Haddad Maia.
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Djokovic terakhir kali manjurai Grand Slam dalam US Open 2023
Petenis Italia Jannik Sinner mengakui kekalahannya dari Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka sebagai salah satu yang paling menyakitkan dalam kariernya.
Setelah kalah di set pertama dan kemudian tertinggal 1-2, Djokovic bangkit mengalahkan juara bertahan dua kali itu dengan skor 3-6, 6-3, 4-6, 6-4, 6-4.
Hasil Australia Terbuka 2026 menampilkan kemenangan Carlos Alcaraz, Aryna Sabalenka, dan Coco Gauff yang melaju mulus ke putaran ketiga di Melbourne.
Kenali Janice Tjen, petenis Indonesia yang mencetak sejarah di Australian Open 2026. Simak profil, prestasi, dan fakta menarik perjalanannya di Grand Slam.
Janice Tjen cetak sejarah di Australia Terbuka 2026 usai singkirkan unggulan ke-22, Leylah Fernandez. Ia merasakan momen yang sangat spesial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved