Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
AMBISI Novak Djokovic untuk meraih rekor gelar grand slam ke-25 di Australia Terbuka 2024 berakhir nahas. Petenis Serbia itu kalah dari Jannik Sinner pada babak semifinal di Rod Laver Arena, Melbourne Park, Australia Jumat (26/1).
Sinner mencapai final grand slam untuk kali pertama sekaligus menghentikan laju 33 kemenangan Djokovic. Sinner yang berstatus unggulan keempat tidak terpengaruh dengan nama besar Djokovic di Australia Terbuka dengan memetik kemenangan 6-1, 6-2, 6-7 (6/8), 6-3.
"Dia pantas berada di final. Saya terkejut dengan level saya, Anda tahu, dalam cara yang buruk. Tidak banyak yang saya lakukan dengan benar di dua set pertama," ujar Djokovic.
Baca juga : Zheng Qinwen Samai Li Na Capai Final Australia Terbuka, Tantang Aryna Sabalenka
"Saya rasa ini adalah salah satu pertandingan grand slam terburuk yang pernah saya mainkan. Setidaknya itu yang saya ingat," imbuh Djokovic.
Djokovic merupakan juara sepuluh kali di Australia Terbuka. Petenis Serbia itu berjuang keras untuk mendapatkan match point pada tie-break set ketiga tetapi melakukan 54 kesalahan dan gagal menciptakan satu break point pun dalam penampilannya yang di bawah standar.
Baca juga : Balaskan Dendam Kekalahan di AS Terbuka, Sabalenka Capai Final Australia Terbuka
Djokovic 14 tahun lebih tua dari Sinner yang dianggap merupakan bagian dari generasi muda pemain yang haus akan kesuksesan. Meski gagal menambah gelar grand slam di Australia, Djokovic menegaskan belum berniat gantung raket.
"Turnamen ini belum memenuhi standar atau kriteria saya atau level yang biasanya saya mainkan atau harapkan, namun itu tidak berarti bahwa ini adalah awal dari sebuah akhir," ucap Djokovic.
Sementara itu, Sinner belajar dari kekalahan dari Djokovic di semifinal Wimbledon tahun lalu yang menjadi pencapaian terjauhnya di ajang grand slam. Dia sudah menyiapkan antisipasi dan menjalankan strategi dengan tepat untuk menaklukkan Djokovic.
"Saya pikir kami bermain sangat mirip, harus mengembalikan bola sebanyak mungkin karena dia melakukan serve yang luar biasa. Jadi saya hanya mencoba untuk mendorongnya sedikit, saya tidak akan memberi tahu taktiknya," kata Sinner. (AFP/Z-5)
Djokovic terakhir kali manjurai Grand Slam dalam US Open 2023
Bagi Djokovic, kekalahan ini menjadi momen pahit karena untuk pertama kalinya ia takluk di final Melbourne setelah 10 kali selalu menang.
Rod Laver Arena akan menjadi ruang sidang sejarah pada Minggu (1/2). Novak Djokovic dan Carlos Alcaraz tidak sekadar memperebutkan trofi Australia Terbuka
Petenis Italia Jannik Sinner mengakui kekalahannya dari Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka sebagai salah satu yang paling menyakitkan dalam kariernya.
Setelah kalah di set pertama dan kemudian tertinggal 1-2, Djokovic bangkit mengalahkan juara bertahan dua kali itu dengan skor 3-6, 6-3, 4-6, 6-4, 6-4.
PETENIS Novak Djokovic mengalahkan Jannik Sinner dalam pertandingan lima set, Jumat (30/1) dan mengamankan tiket ke final Australian Open 2026.
Petenis Italia Jannik Sinner mengakui kekalahannya dari Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka sebagai salah satu yang paling menyakitkan dalam kariernya.
Setelah kalah di set pertama dan kemudian tertinggal 1-2, Djokovic bangkit mengalahkan juara bertahan dua kali itu dengan skor 3-6, 6-3, 4-6, 6-4, 6-4.
Ia akan menghadapi Jannik Sinner atau Novak Djokovic pada Minggu (1/2) untuk memperebutkan trofi.
Langkah petenis berusia 38 tahun itu menuju semifinal Australia Terbuka tahun ini terbilang unik. Ia mendapatkan tiket empat besar setelah Lorenzo Musetti.
JUARA bertahan Jannik Sinner menegaskan kesiapannya menghadapi Novak Djokovic pada babak semifinal Australia Terbuka setelah menyingkirkan petenis Amerika Serikat, Ben Shelton.
Jika terus melaju, Sinner berpeluang menghadapi laga blockbuster melawan Novak Djokovic di babak semifinal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved