Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Tiongkok, Zheng Qinwen mengalahkan Dayana Yastremska untuk menjadi finalis asal Tiongkok pertama dalam satu dekade terakhir di Australia Terbuka, dan akan menghadapi sang juara bertahan, Aryna Sabalenka.
Qinwen menang 6-4, 6-4 dalam waktu satu jam 42 menit atas Yastremska di Rod Lover Arena, Melbourne Park, Australia, Kamis (25/1)
Ia merupakan pemain Tiongkok pertama yang mencapai final di Melbourne Park sejak idolanya, Li Na, yang menjuarai turnamen grand slam lapangan keras itu pada 2014.
Baca juga : Balaskan Dendam Kekalahan di AS Terbuka, Sabalenka Capai Final Australia Terbuka
"Saya sangat senang bisa tampil luar biasa hari ini dan mencapai final," kata Qinwen.
"Lawan saya memainkan tenis yang luar biasa dan memiliki pukulan dasar yang sangat bagus. Sulit untuk menjelaskan perasaan saya sekarang," imbuhnya.
Baca juga : Kyrgios Akui Karier Tenisnya Mendekati Akhir
Petenis nomor dua dunia Sabalenka sebelumnya mengalahkan unggulan keempat asal AS Coco Gauff untuk tetap berada di jalur yang tepat untuk mempertahankan gelarnya di Melbourne. (AFP/Z-5)
Unggulan teratas sektor putri di Australia Terbuka 2026, Aryna Sabalenka, mengawali langkah dengan meyakinkan. Ia meraih kemenangan straight set pada babak pertama.
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Aryna Sabalenka kembali menjadi unggulan utama untuk merebut gelar Australia Terbuka 2026, dengan ancaman Iga Swiatek.
Aryna Sabalenka juara Brisbane International 2026 usai tekuk Marta Kostyuk 6-4 dan 6-3. Gelar ke-22 dan modal kuat menuju Australia Terbuka.
Sabalenka mengaku belum puas dengan hasil duel melawan Kyrgios yang berakhir dengan kekalahan 3-6, 3-6.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Nick Kyrgios sebelumnya sempat ditawari untuk menerima wildcard nomor tunggal.
Williams selanjutnya akan bertolak ke Melbourne untuk tampil di Australia Terbuka dengan status wildcard.
Aryna Sabalenka kembali menjadi unggulan utama untuk merebut gelar Australia Terbuka 2026, dengan ancaman Iga Swiatek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved