Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA bertahan Jannik Sinner menegaskan kesiapannya menghadapi Novak Djokovic pada babak semifinal Australia Terbuka setelah menyingkirkan petenis Amerika Serikat, Ben Shelton, di perempat final, Rabu (28/1). Petenis asal Italia itu menang meyakinkan 6-3, 6-4, 6-4 dan melangkah ke empat besar dengan hanya kehilangan satu set sepanjang turnamen.
Laga Sinner kontra Djokovic akan menjadi salah satu duel paling ditunggu di Melbourne Park, Djokovic, pemilik 24 gelar Grand Slam, lolos ke semifinal usai lawannya sesama Italia, Lorenzo Musetti, mundur karena cedera saat unggul 6-4, 6-3, 1-3. Pada semifinal lain, petenis nomor satu dunia Carlos Alcaraz akan menghadapi Alexander Zverev.
Menghadapi Djokovic yang kini berusia 38 tahun, Sinner menyebut petenis Serbia tersebut sebagai sosok panutan.
"Kami semua tahu tantangan besar yang ada di depan saya. Inilah momen yang menjadi tujuan latihan dan alasan kita bangun setiap pagi," ujar Sinner.
"Pertandingan seperti ini membuat Anda berkembang sebagai pemain dan sebagai pribadi. Kami beruntung Novak masih ada, masih bermain tenis luar biasa di usianya," lanjutnya.
Sinner tercatat unggul tipis 6-4 dalam rekor pertemuan melawan Djokovic, termasuk memenangi lima laga terakhir. Petenis berusia 24 tahun itu juga kini mencatatkan enam kali berturut-turut mencapai semifinal Grand Slam.
Menurut Sinner, Djokovic tetap menjadi standar tertinggi profesionalisme di dunia tenis. "Sebagai pemain muda, saya beruntung bisa melihat langsung contoh seperti dia. Mudah-mudahan saya bisa belajar sesuatu," katanya.
"Dia inspirasi bagi kami semua, terutama bagi para pemain muda," tambahnya.
Sementara itu, dominasi Sinner terlihat jelas saat menghadapi Shelton. Dari sembilan pertemuan, Sinner memenangi delapan laga secara straight set. Satu-satunya kekalahan dialaminya pada pertemuan pertama mereka pada 2023.
Dalam laga perempat final di Rod Laver Arena, Sinner tampil solid sejak awal. Ia unggul cepat 4-1 di set pertama dan menutup set pembuka dalam waktu 49 menit. Tekanan terus berlanjut hingga Shelton kembali kehilangan servis pada set kedua.
Pada set ketiga, Shelton sempat bertahan hingga kedudukan imbang, namun kesalahan sendiri menjadi penentu. Petenis AS itu melakukan double fault saat menghadapi break point yang memberi Sinner keunggulan 5-4 dan memastikan tiket semifinal.
"Saya menjalani pertandingan hari demi hari. Hari ini saya merasa bergerak lebih baik, kondisi fisik saya juga semakin kuat," ujar Sinner. (AFP/I-2)
Jannik Sinner mengalahkan Ben Shelton 6-3 dan 7-6 (3), untuk mempertahankan catatan sempurnanya di ATP Finals.
Felix Auger-Aliassime bangkit dan meraih kemenangan atas Ben Shelton dengan skor 4-6, 7-6 (7), dan 7-5 setelah 2 jam 25 menit di laga ATP Finals.
Ben Shelton memastikan tempat di Nitto ATP Finals 2025 setelah mencapai perempat final Rolex Paris Masters.
Shelton menghalangi peluang Khachanov untuk meraih gelar Masters keduanya, enam tahun setelah menjuarai Paris Bercy 2018.
Fritz lolos ke semifinal setelah mengatasi perlawanan petenis Rusia Andrey Rublev.
Jika terus melaju, Sinner berpeluang menghadapi laga blockbuster melawan Novak Djokovic di babak semifinal.
Novak Djokovic dan Jannik Sinner tanpa kesulitan berarti melangkah ke babak ketiga Australia Terbuka 2026, Kamis (22/1).
Jannik Sinner melaju ke putaran kedua Australia Terbuka usai lawannya, Hugo Gaston, mundur karena cedera.
Jannik Sinner melenggang ke babak kedua setelah lawannya, Hugo Gaston, memutuskan mundur di tengah pertandingan yang berlangsung di Rod Laver Arena, Selasa (20/1).
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved