Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
Petenis Italia Jannik Sinner mengakui kekalahannya dari Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka sebagai salah satu yang paling menyakitkan dalam kariernya. Sinner takluk dalam laga lima set pada Jumat malam setelah sempat unggul dua set berbanding satu.
Kekecewaan Sinner terlihat jelas seusai pertandingan. Ia menyebut kekalahan tersebut terasa sangat berat, mengingat arti penting turnamen ini baginya.
“Sangat menyakitkan. Ini adalah Grand Slam yang sangat penting bagi saya. Dengan mengetahui latar belakangnya, hal seperti ini bisa terjadi,” kata Sinner dalam konferensi pers pascapertandingan.
Petenis berusia 24 tahun itu menilai pertandingan berjalan ketat dan berkualitas tinggi dari kedua pihak. Namun, ia mengakui gagal memanfaatkan peluang krusial.
“Itu pertandingan yang bagus dari kami berdua. Saya punya banyak peluang. Tidak bisa memanfaatkannya dan itulah hasilnya. Tentu saja ini menyakitkan.”
Secara statistik, Sinner hanya mampu mengonversi dua dari 18 break point melawan Djokovic. Ia menyoroti momen di set kelima sebagai titik penentu.
“Saya punya peluang di set kelima. Banyak break point, saya tidak bisa memanfaatkannya. Dia melakukan beberapa pukulan hebat. Hari ini tidak berhasil, tapi begitulah tenis. Rasanya seperti naik roller coaster," tuturnya.
Sinner datang ke laga ini dengan misi meraih gelar Australian Open ketiga berturut-turut dan memiliki catatan positif dalam pertemuan sebelumnya melawan Djokovic. Namun di Rod Laver Arena, ia gagal menutup pertandingan.
Meski kalah, Sinner tetap memuji level permainan lawannya. Ia menilai performa Djokovic tidak mengejutkan mengingat rekam jejaknya.
“Dia telah memenangi 24 Grand Slam. Kami saling mengenal dengan baik. Anda tidak boleh terkejut, karena dia adalah pemain terhebat selama bertahun-tahun,” kata Sinner.
Ia juga menyinggung bahwa Grand Slam selalu memberi motivasi tambahan bagi para pemain top.
“Kami tahu betapa pentingnya Grand Slam bagi saya, baginya, bagi Carlos, dan semua orang. Ada sedikit motivasi ekstra dan dia bermain hebat.”
Sinner bertekad menjadikan kekalahan ini sebagai pelajaran.
“Mudah-mudahan saya bisa mengambilnya sebagai pelajaran untuk melihat apa yang bisa saya tingkatkan.”
Meski gagal melaju ke final, Sinner tetap meninggalkan Melbourne dengan peringkat dunia No. 2 ATP, posisi yang sama seperti saat ia datang ke turnamen. (Ant/E-3)
LANGKAH Novak Djokovic untuk mengulang memori manis di Indian Wells 2026 harus terhenti secara dramatis. Ia dipanggil angkat koper oleh wakil Britania Raya, Jack Draper
Kemenangan atas Aleksandar Kovacevic memastikan tempat Novak Djokovic di putaran keempat turnamen Indian Wells untuk pertama kalinya sejak 2017.
Novak Djokovic menyingkirkan wakil AS Aleksandar Kovacevic dengan skor 6-4, 1-6, dan 6-4 pada pertandingan yang berlangsung Senin (10/3) waktu setempat.
Carlos Alcaraz memperpanjang rekor tak terkalahkan di 2026, sementara Novak Djokovic harus bermain tiga set untuk melaju ke babak ketiga Indian Wells Masters.
Djokovic terakhir kali manjurai Grand Slam dalam US Open 2023
Bagi Djokovic, kekalahan ini menjadi momen pahit karena untuk pertama kalinya ia takluk di final Melbourne setelah 10 kali selalu menang.
Djokovic terakhir kali manjurai Grand Slam dalam US Open 2023
PETENIS Novak Djokovic mengalahkan Jannik Sinner dalam pertandingan lima set, Jumat (30/1) dan mengamankan tiket ke final Australian Open 2026.
Ia akan menghadapi Jannik Sinner atau Novak Djokovic pada Minggu (1/2) untuk memperebutkan trofi.
Rybakina akan menghadapi Iga Swiatek atau pemain kualifikasi asal Australi, Maddison Inglis.
Ranking WTA Janice Tjen terbaru 2026 mengalami lonjakan signifikan. Simak posisi terkini, prestasi, dan peluang petenis Indonesia ini ke 50 besar dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved