Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH juara bertahan Madison Keys di Australia terbuka terhenti di babak 16 besar. Dalam duel sesama petenis Amerika Serikat yang berlangsung di Rod Laver Arena, Senin (26/1/2026), Jessica Pegula tampil dominan dan sukses menumbangkan sahabat dekatnya itu dengan skor 6-3, 6-4.
Kemenangan ini membawa Pegula, unggulan keenam, melaju ke babak perempat final. Di babak delapan besar, ia akan berhadapan dengan pemenang antara unggulan keempat asal AS, Amanda Anisimova, atau wakil Tiongkok, Wang Xinyu.
Pegula menunjukkan performa luar biasa sepanjang turnamen ini dengan hanya kehilangan 17 gim dalam empat pertandingan. Sejak awal set pertama, ia langsung mendikte permainan dan unggul cepat 2-0 setelah Keys melakukan kesalahan forehand.
Meski Keys sempat memberikan perlawanan dan membalas break, inkonsistensi servis menjadi masalah besar bagi sang juara bertahan. Pegula yang bermain lebih tenang berhasil menutup set pertama dengan keunggulan meyakinkan.
"Saya telah bermain dengan sangat baik, melihat bola, dan memukul bola dengan sangat baik sepanjang turnamen ini," ujar Pegula pascapertandingan. "Saya benar-benar harus fokus pada arah servis saya, bermain cerdas, dan berani mengambil risiko pada servis kedua."
Madison Keys, yang tahun lalu secara mengejutkan mengalahkan Aryna Sabalenka untuk meraih gelar Grand Slam pertamanya, tampil kurang bergairah dan tegang. Ia mencatatkan 27 unforced errors dan enam kali double faults, jauh melampaui catatan Pegula.
Situasi kian sulit bagi Keys di set kedua. Terganggu oleh pertunjukan udara di langit Melbourne Park dalam rangka memperingati Australia Day, Keys melakukan tiga double faults beruntun pada servis pertamanya, yang langsung memberikan keuntungan bagi Pegula. Walau sempat menunjukkan perlawanan di akhir laga, Keys tidak mampu membendung laju Pegula yang tampil begitu klinis.
Bagi Pegula, mencapai perempat final di Melbourne bukanlah hal baru. Ia pernah melakukannya tiga kali berturut-turut antara 2021-2023. Namun, petenis berusia 31 tahun yang merupakan finalis US Open 2024 ini belum pernah melangkah lebih jauh dari babak delapan besar di Australia.
Kemenangan atas Keys terasa emosional bagi Pegula mengingat keduanya adalah teman akrab di luar lapangan dan memiliki proyek podcast bersama berjudul "The Player's Box". Meski begitu, profesionalisme di lapangan membawa Pegula selangkah lebih dekat menuju ambisi merengkuh gelar Grand Slam pertamanya. (AFP/Z-2)
Sabalenka di semifinal .akan menghadapi unggulan keempat asal Amerika Serikat, Amanda Anisimova.
Kemenangan di final Wuhan Terbuka menjadi gelar kedua bagi Coco Gauff sepanjang musim 2025 sekaligus gelar WTA 1000 pertamanya tahun ini.
Aryna Sabalenka memastikan tempat di final AS Terbuka, usai tundukan Jessica Pegula 4-6, 6-3, 6-4.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Unggulan ketiga Jessica Pegula menangkis lima set poin saat kedudukan 5-4 di set pembuka sebelum meraih kemenangan 7-5 dan 6-4 atas Maria Sakkari di National Bank Open.
Madison Keys, yang bertanding di New York untuk pertama kalinya sejak menjadi juara Grand Slam, melakukan banyak kesalahan sendiri saat kalah 6-7 (10-12), 7-6 (7-3), dan 7-5 dari Renata Zarazua.
Madison Keys tampil heroik dengan menyelamatkan dua match point untuk kalahkan Karolina Muchova di babak 16 besar WTA Kanada Terbuka.
Dalam perjalanannya untuk meraih gelar juara Australia Terbuka 2025, Keys sudah mengalahkan empat petenis unggulan yang masuk Top 10.
Keys membekap juara bertahan dua kali Aryna Sabalenka 6-3, 2-6, 7-5 pada laga final yang berlangsung di Rod Laver Arena, Sabtu (25/1).
Swiatek takluk dari Madison Keys yang berstatus unggulan ke-19 pada laga semifinal di Rod Laver Arena, Melbourne Park, Kamis (23/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved