Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
ARYNA Sabalenka memastikan langkah ke babak semifinal WTA Finals 2025 usai sama-sama memetik kemenangan dua set langsung pada babak penyisihan grup di Riyadh, Kamis (6/11). Selain Sabalenka, yang juga masuk empat besar ialah Jessica Pegula.
Unggulan teratas asal Belarus, Sabalenka, menyingkirkan juara bertahan asal Amerika Serikat, Coco Gauff, dengan skor 7-6(5), 6-2 pada laga pamungkas Grup Stefanie Graf yang digelar di King Saud University Indoor Arena.
Kemenangan tersebut membuat Sabalenka menuntaskan fase grup dengan catatan sempurna, tiga kemenangan dari tiga pertandingan.
Sementara itu, Pegula merebut posisi runner-up grup setelah menaklukkan petenis Italia unggulan kedelapan, Jasmine Paolini, dengan skor 6-2, 6-3.
Dengan hasil ini, Sabalenka akan menghadapi unggulan keempat asal Amerika Serikat, Amanda Anisimova, dalam laga semifinal yang menjadi ulangan final AS Terbuka. Adapun Pegula akan berhadapan dengan unggulan keenam asal Kazakhstan, Elena Rybakina.
"Dia selalu membuat saya bekerja keras, selalu menjadi pertarungan hebat melawannya. Saya senang bisa kembali bertemu dengannya di semifinal," ujar Sabalenka dikutip dari AFP.
Pada pertemuan ke-12 mereka, Sabalenka sempat tertinggal satu break di set pertama sebelum memaksakan tiebreak dan menutup set pembuka dalam waktu 55 menit.
Di set kedua, peraih empat gelar Grand Slam itu langsung unggul 4-0 dan meski Gauff sempat memperkecil ketertinggalan, Sabalenka mampu kembali menguasai permainan untuk memastikan kemenangan.
"Saya hanya berusaha tetap agresif, menemukan ritme dan permainan saya. Saya memang sudah mulai bekerja untuk set kedua, tapi akhirnya bisa membalikkan keadaan. Saya senang bisa melangkah ke semifinal," kata Sabalenka.
Sementara itu, Pegula mengaku puas bisa membalas kekalahan dari Paolini di ajang Billie Jean King Cup Finals di Shenzhen pekan lalu.
"Saya sangat senang dan bersemangat bisa lolos ke semifinal. Saya tahu harus menang hari ini, terutama dua set langsung, jadi itu motivasi utama saya. Saya senang bisa bermain sangat baik," kata Pegula.
Pegula, yang tampil di WTA Finals untuk keempat kalinya secara beruntun, menilai persaingan tahun ini jauh lebih ketat dibanding edisi-edisi sebelumnya.
"Saya merasa tahun ini sangat kompetitif. Semua pemain di grup ini tampil luar biasa sepanjang musim," ujar Pegula. "Level permainan kami sangat tinggi, mungkin lebih sulit dibanding tahun-tahun sebelumnya." (I-3)
Kemenangan di final Wuhan Terbuka menjadi gelar kedua bagi Coco Gauff sepanjang musim 2025 sekaligus gelar WTA 1000 pertamanya tahun ini.
Aryna Sabalenka memastikan tempat di final AS Terbuka, usai tundukan Jessica Pegula 4-6, 6-3, 6-4.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Unggulan ketiga Jessica Pegula menangkis lima set poin saat kedudukan 5-4 di set pembuka sebelum meraih kemenangan 7-5 dan 6-4 atas Maria Sakkari di National Bank Open.
Gelar kedua Jessica Pegula di lapangan rumput Bad Homburg Terbuka memberinya kemenangan di ketiga permukaan lapangan tahun ini.
Anisimova menjaga peluang meraih gelar pada debutnya di WTA Finals.
Amanda Anisimova mengalahkan unggulan kedua Iga Swiatek dengan skor 7-6 (3), 6-4, dan 6-2.
Amanda Anisimova berhasil melewati pertandingan sengit selama hampir 3 jam melawan Jasmine Paolini di Beijing untuk melaju ke babak semifinal Tiongkok Terbuka.
Gauff merupakan juara bertahan di Tiongkok Terbuka.
JUARA tunggal putri US Open atau AS Terbuka 2025, Aryna Sabalenka, memberikan penghormatan kepada lawannya, Amanda Anisimova, setelah mengalahkannya di final.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved