Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Coco Gauff Tegaskan Tekad Taklukkan Turnamen Kandang, Miami Terbuka, Meski Dibayangi Cedera

Basuki Eka Purnama
19/3/2026 10:43
Coco Gauff Tegaskan Tekad Taklukkan Turnamen Kandang, Miami Terbuka, Meski Dibayangi Cedera
Petenis AS Coco Gauff saat konferensi pers menjelang Miami Terbuka(AFP/Rich Storry / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

PETENIS Amerika Serikat (AS), Coco Gauff, menegaskan kesiapannya untuk berlaga di Miami Terbuka, pekan ini. Meskipun sempat mengalami kendala fisik pekan lalu, petenis peringkat empat dunia ini enggan melewatkan kesempatan bertanding di hadapan publik sendiri.

Keputusan Gauff untuk tetap tampil diambil setelah ia terpaksa mundur di babak keempat Indian Wells saat melawan Alex Eala akibat cedera lengan kiri. 

Gauff mengakui bahwa faktor emosional dan lokasi turnamen yang dekat dengan rumahnya di Delray Beach menjadi alasan utama ia memaksakan diri untuk pulih lebih cepat.

Pulih dari Masalah Saraf

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan medis, Gauff merasa optimistis dengan kondisi fisiknya menjelang laga pembuka. 

Ia meyakini bahwa rasa sakit yang dialaminya beberapa waktu lalu bukan disebabkan oleh kerusakan struktural yang serius.

"Saya pikir itu masalah saraf," ujar Gauff menjelaskan kondisinya. "Setiap hari berbeda, tetapi saya pikir sebagian besar saya akan baik-baik saja bermain di turnamen ini. Saya mungkin merasakannya kadang-kadang di lapangan, tetapi saya pasti merasakannya semakin berkurang setiap hari."

Gauff bahkan mengakui bahwa jika cedera ini terjadi di waktu atau turnamen yang berbeda, ia mungkin akan memilih untuk absen. Namun, magis Miami Open terlalu kuat untuk dilewatkan.

Kenyamanan di Rumah Sendiri

Bermain di Miami memberikan kenyamanan tersendiri bagi Gauff. Setelah sempat bereksperimen menginap di hotel demi meningkatkan fokus, ia akhirnya kembali pada rutinitas lama: tinggal di rumah selama turnamen berlangsung. 

Baginya, dukungan keluarga yang hadir langsung di tribun Hard Rock Stadium adalah suntikan energi, meski ia harus pintar-pintar mengatur ekspektasi mereka.

"Mereka bertanya, 'Kapan kamu bermain? Jam berapa kamu bermain?' Saya menjawab, 'Saya tidak tahu. Saya mungkin akan mengetahuinya 10 menit sebelum kalian, jadi lihat saja di internet.'," tutur Gauff sembari berseloroh. 

Ia menambahkan bahwa selama pekan turnamen, ia sering kali harus membatasi komunikasi. 

"Ini adalah pekan di mana saya terkadang harus mematikan ponsel saya. Tapi saya suka bermain di turnamen ini dan ya, itu sangat berarti setiap kali saya bisa melangkah ke lapangan ini," ungkap Gauff

Misi Memutus Tren Negatif

Meski telah mengoleksi dua gelar Grand Slam, satu trofi WTA Finals, dan tiga gelar WTA 1000, Miami Terbuka seolah menjadi teka-teki yang belum terpecahkan bagi Gauff. 

Sejak debutnya pada usia 15 tahun di 2019, petenis yang kini berusia 22 tahun tersebut belum pernah melangkah lebih jauh dari babak keempat.

Kini, kembali ke tempat ia meraih kemenangan babak utama WTA Tour pertamanya, Gauff yang menempati posisi unggulan keempat akan memulai perjalanannya dari babak kedua setelah mendapat fasilitas bye. 

Ia dijadwalkan akan menghadapi pemenang antara Elisabetta Cocciaretto atau petenis kualifikasi Darja Semenistaja. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik