Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA olahraga Indonesia kembali bersinar di panggung internasional. Janice Tjen, atlet tenis berbakat berusia 23 tahun, resmi mengukir sejarah sebagai petenis putri Indonesia pertama di abad ke-21 yang berhasil menembus jajaran 50 besar dunia dalam peringkat Women's Tennis Association (WTA).
Pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan simbol kebangkitan tenis nasional setelah penantian panjang selama puluhan tahun. Keberhasilan Janice membuktikan bahwa talenta Indonesia mampu bersaing di level tertinggi turnamen Grand Slam dan WTA Tour.
Per Februari 2026, Janice Tjen menempati peringkat 46 dunia. Posisi ini diraih setelah ia melonjak 12 peringkat dari posisi sebelumnya di urutan ke-59. Jika menilik ke belakang, progres yang ditunjukkan Janice sangat luar biasa.
Pada Februari 2025, ia masih berada di peringkat 395 dunia. Dalam waktu satu tahun, ia berhasil memangkas jarak ratusan peringkat melalui konsistensi di berbagai turnamen bergengsi, termasuk keberhasilannya mencapai babak 16 besar di turnamen kategori WTA 500.
| Peringkat WTA | 46 |
| Peringkat Sebelumnya | 59 |
| Usia | 23 Tahun |
| Total Hadiah (Prize Money) | > $175.000 |
Perjalanan Janice menuju Top 50 diwarnai dengan kemenangan-kemenangan krusial melawan pemain top dunia. Salah satu momen paling ikonik adalah saat ia mengalahkan bintang tenis Kanada, Leylah Fernandez, dalam dua set langsung.
Kemenangan ini memberikan sinyal kepada dunia bahwa Janice adalah ancaman baru di sirkuit putri.
Selain itu, performa solidnya di Abu Dhabi Open 2026, di mana ia memberikan perlawanan sengit saat menghadapi petenis tangguh Rusia, Liudmila Samsonova, semakin memperkokoh posisinya sebagai rising star. Pengalaman bertanding di level tinggi ini menjadi modal berharga bagi Janice untuk menghadapi musim kompetisi mendatang.
Salah satu hal yang membedakan Janice Tjen adalah latar belakang pendidikannya. Sebelum terjun sepenuhnya ke dunia profesional, Janice mengasah kemampuannya di kompetisi tenis universitas Amerika Serikat (NCAA) bersama Pepperdine University.
Sistem kompetisi yang kompetitif di level universitas terbukti menjadi kawah candradimuka yang efektif. Di sana, ia belajar mengenai mentalitas bertanding, disiplin, dan ketahanan fisik yang kini menjadi senjata utamanya di WTA Tour. Keberhasilan Janice kini menjadi inspirasi bagi banyak atlet muda Indonesia bahwa jalur akademis dan prestasi olahraga bisa berjalan beriringan.
Pencapaian Janice Tjen sering kali dibandingkan dengan legenda tenis Indonesia, Yayuk Basuki, yang pernah mencapai peringkat 19 dunia pada dekade 1990-an. Setelah era Yayuk dan Angelique Widjaja, Indonesia sempat mengalami kekosongan wakil di jajaran elit dunia.
Hadirnya Janice di peringkat 47 WTA seolah menyambung kembali rantai prestasi yang sempat terputus. Dengan usia yang masih muda dan total hadiah karier yang telah melampaui angka 175.000 dolar AS (dalam Mata Uang Rupiah setara dengan miliaran), potensi Janice untuk terus naik ke peringkat yang lebih tinggi sangat terbuka lebar.
Apa peringkat tertinggi Janice Tjen?
Hingga Februari 2026, peringkat tertinggi yang diraih Janice Tjen adalah posisi 46 dunia WTA.
Siapa pemain top yang pernah dikalahkan Janice Tjen?
Janice tercatat pernah mengalahkan Leylah Fernandez, petenis asal Kanada yang merupakan mantan finalis US Open.
Di universitas mana Janice Tjen menempuh pendidikan?
Janice Tjen merupakan alumni dan mantan atlet tenis dari Pepperdine University, Amerika Serikat. (Z-10)
Djokovic terakhir kali manjurai Grand Slam dalam US Open 2023
Petenis Italia Jannik Sinner mengakui kekalahannya dari Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka sebagai salah satu yang paling menyakitkan dalam kariernya.
Setelah kalah di set pertama dan kemudian tertinggal 1-2, Djokovic bangkit mengalahkan juara bertahan dua kali itu dengan skor 3-6, 6-3, 4-6, 6-4, 6-4.
Hasil Australia Terbuka 2026 menampilkan kemenangan Carlos Alcaraz, Aryna Sabalenka, dan Coco Gauff yang melaju mulus ke putaran ketiga di Melbourne.
Kenali Janice Tjen, petenis Indonesia yang mencetak sejarah di Australian Open 2026. Simak profil, prestasi, dan fakta menarik perjalanannya di Grand Slam.
Analisis mendalam faktor di balik kesuksesan Janice Tjen menembus ranking 46 WTA di tahun 2026. Dari NCAA hingga gaya main unik ala Ashleigh Barty.
Janice Tjen, yang berduet dengan petenis Rep Ceko, Marie Bouzkova, menunjukkan mentalitas baja saat menghadapi pasangan Jiang Xinyu (Tiongkok) dan Ulrikke Eikeri (Norwegia).
Bertanding pada babak kedua WTA 1000 Dubai, Janice meraih kemenangan straight set atas Fernandez setelah melalui awal yang sulit dengan skor akhir 7-6(5), 6-4, demikian catatan WTA.
Janice Tjen lolos ke babak 32 besar Dubai Tennis Championship 2026 usai tekuk Dayana Yastremska dua set langsung. Simak statistik dan jadwal babak berikutnya.
Langkah Janice Tjen, di turnamen WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 resmi terhenti di babak 32 besar setelah mengakui keunggulan petenis nomor dua dunia, Iga Swiatek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved