Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BINTANG tenis asal Polandia, Iga Swiatek, menegaskan kondisinya tetap stabil meski harus menelan kekalahan beruntun menjelang turnamen Grand Slam Australia Terbuka 2026.
Meski mengaku tubuhnya terasa "sangat pegal", petenis nomor dua dunia itu yakin bisa pulih tepat waktu sebelum turnamen pembuka Australia Terbuka 2026 tersebut dimulai di Melbourne Park, Minggu mendatang.
Dalam laga final beregu campuran United Cup di Sydney, Minggu (11/1), Swiatek harus mengakui keunggulan wakil Swiss, Belinda Bencic, dengan skor 3-6, 6-0, 6-3. Hasil minor ini menjadi kekalahan kedua Swiatek secara berturut-turut setelah sebelumnya ia ditundukkan Coco Gauff 6-4, 6-2 di babak semifinal.
Momen frustrasi sempat terlihat saat Swiatek kehilangan tujuh gim beruntun dari Bencic, termasuk kekalahan telak di set kedua tanpa balas. Pemilik enam gelar Grand Slam itu bahkan sempat membanting raket dan menitikkan air mata di akhir laga, pemandangan yang sangat jarang terlihat dari pemain sekelas dirinya.
"Semuanya baik-baik saja. Tubuh saya hanya terasa sangat lelah. Turnamen pertama di awal tahun memang memberikan beban fisik yang berbeda dibanding pertengahan musim," ujar Swiatek dikutip dari AFP.
Swiatek mengakui bahwa intensitas tinggi di ajang beregu seperti United Cup cukup menguras energinya. Pada set kedua melawan Bencic, ia merasa kehilangan ketajaman gerakan dan presisi kaki yang biasanya menjadi senjatanya di lapangan.
Statistik mencatat Swiatek melakukan 36 kesalahan sendiri (unforced errors), berbanding jauh dengan Bencic yang hanya melakukan 10 kesalahan.
Kendati demikian, ia tetap bersyukur karena Polandia akhirnya tetap keluar sebagai juara United Cup berkat kemenangan pasangan ganda campuran Katarzyna Kawa dan Jan Zielinski.
Dengan waktu yang semakin mepet, petenis berusia 24 tahun itu kini berfokus pada pemulihan fisik dan evaluasi teknis. Australia Terbuka menjadi satu-satunya gelar Grand Slam yang belum pernah diraihnya.
Prestasi terbaiknya adalah mencapai semifinal pada tahun 2022 dan 2025, di mana tahun lalu ia dihentikan oleh sang juara, Madison Keys.
"Kami akan bekerja keras memperbaiki elemen-elemen yang tidak berjalan pekan ini. Tenis memang seperti ini, Anda harus mengikuti alurnya dan tetap melangkah," pungkas Swiatek. (H-3)
Kompetisi Grup I Zona Asia/Oseania Piala Billie Jean King (BJK Cup) 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung di New Delhi, India, pada 7-11 April mendatang.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin takluk dari pasangan Denmark, Christian Faust Kjær/Rasmus Kjær, melalui pertarungan rubber game dengan skor 18-21, 21-12, dan 14-21 di Orleans Masters.
Aldila Sutjiadi akan berduet dengan petenis asal Estonia, Ingrid Neel, yang kebetulan juga tengah mencari rekan duet untuk turnamen level WTA 1000 ini.
Janice Tjen takluk dari wakil Kazakhstan, Yulia Putintseva, melalui pertarungan sengit tiga set dengan skor 6-3, 3-6, dan 4-6 di putaran pertama Miami Terbuka.
Sebelum didera masalah lengan kanan, Lorenzo Musetti sempat mengalami cedera paha kanan atas yang cukup menyakitkan di Australia Terbuka pada Januari lalu.
Keputusan Coco Gauff untuk tetap tampil di Miami Terbuka diambil setelah ia terpaksa mundur di babak keempat Indian Wells saat melawan Alex Eala akibat cedera lengan kiri.
Iga Swiatek tampil nyaris tanpa celah saat menyudahi perlawanan Karolina Muchova dengan skor telak 6-2 dan 6-0 di putaran keempat Indian Wells.
Kemenangan dominan 6-3 dan 6-2 atas Maria Sakkari ini memastikan langkah Iga Swiatek melaju ke babak 16 besar Indian Wells.
Duo mantan juara Indian Wells, Iga Swiatek dan Elena Rybakina, sukses mengamankan tiket babak ketiga setelah melewati duel sengit melawan petenis tuan rumah.
Janice Tjen terhenti di babak ketiga WTA 1000 Dubai Duty Free Tennis Championships setelah kalah 1-6, 3-6 dari unggulan kedua Amanda Anisimova.
Drama terjadi di Qatar Terbuka saat petenis nomor dua dunia Iga Swiatek dan juara Australia Terbuka Elena Rybakina tersingkir. Maria Sakkari tampil gemilang.
Langkah Janice Tjen, di turnamen WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 resmi terhenti di babak 32 besar setelah mengakui keunggulan petenis nomor dua dunia, Iga Swiatek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved