Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
DANIIL Medvedev mengakui posisinya sebagai kuda hitam di Australia Terbuka, tetapi menegaskan performanya saat ini membuatnya sulit ditaklukkan pada Grand Slam pembuka musim di Melbourne Park.
Petenis Rusia itu datang ke Australia Terbuka dengan modal positif setelah menjuarai Brisbane International pada Minggu.
Gelar tersebut menjadi trofi keduanya dalam tiga bulan terakhir, sekaligus mengantar Medvedev naik ke peringkat 12 dunia. Medvedev menilai penampilannya di penghujung musim lalu menunjukkan konsistensi tinggi.
"Saya bermain sangat baik di akhir musim. Dari tujuh turnamen terakhir, enam kali saya mencapai perempat final, banyak semifinal, dan dua gelar," ujar Medvedev dikutip dari AFP.
Ia menambahkan, ketika berada dalam performa terbaik, dirinya bukan lawan yang mudah. "Saat saya bermain bagus, tidak banyak pemain yang bisa mengalahkan saya dengan mudah atau bahkan sama sekali," imbuhnya.
Meski demikian, Medvedev realistis memandang peluangnya di Australia Terbuka tahun ini. Finalis tiga kali pada edisi 2021, 2022, dan 2024 itu menyebut dirinya berada di luar lingkaran favorit utama, yang kini ditempati Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz.
"Dalam jangka panjang, saya adalah underdog karena sudah cukup lama tidak melangkah jauh di Grand Slam dan saya berada di luar 10 besar," katanya.
Perjalanan Medvedev sepanjang 2025 memang penuh tantangan. Ia tersingkir di babak kedua Australia Terbuka oleh petenis muda Learner Tien, lalu gugur di putaran pertama Roland Garros, Wimbledon, dan AS Terbuka.
Situasi tersebut mendorong perubahan besar dalam timnya. Medvedev berpisah dengan pelatih lamanya, Gilles Cervara, dan kini bekerja sama dengan mantan juara Australia Terbuka Thomas Johansson serta Rohan Goetzke.
"Tahun lalu tidak mudah. Situasinya cukup bergejolak dan perubahan tim membantu. Saya senang dengan kondisi sekarang," ujarnya. (H-3)
UNGGULAN ke-11 asal Rusia, Daniil Medvedev, harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan tiket ke putaran ketiga Australia Terbuka 2026.
Daniil Medvedev hanya membutuhkan waktu 70 menit untuk menyudahi perlawanan Marton Fucsovics dengan skor akhir 6-2 dan 6-3 di putaran pertama Brisbane International.
Daniil Medvedev, yang kini menempati peringkat 14 dunia, terakhir kali juara pada Mei 2023 di Roma.
Daniil Medvedev harus berjuang keras melawan Learner Tien, pulih dari kram di akhir set kedua untuk mengalahkan petenis muda asal Amerika Serikat (AS) itu 7-6 (6), 6-7 (1), dan 6-4.
Daniil Medvedev lolos ke semifinal ke-60 di level tur sepanjang kariernya dan yang pertama sejak Juni di Halle.
Jakub Mensik, yang kini berusia 20 tahun, tampil percaya diri untuk menyudahi perlawanan Jannik Sinner dengan skor 7-6 (3), 2-6, dan 6-3 di perempat final Qatar Terbuka.
Carlos Alcaraz memastikan tempat di semifinal Qatar Terbuka setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Karen Khachanov tiga set 6-7 (3-7), 6-4, dan 6-3.
Kemenangan dalam durasi 85 menit ini memperpanjang catatan impresif Jannik Sinner menjadi 50 kemenangan beruntun melawan petenis di luar peringkat 50 besar dunia.
Setelah sukses merengkuh gelar Australia Terbuka bulan lalu, Carlos Alcaraz kini mencatatkan rekor fantastis dengan 27 kemenangan beruntun di lapangan keras luar ruangan.
Petenis Filipina Alexandra Eala menumbangkan petenis veteran Rumania, Sorana Cirstea, di putaran ketiga Dubai Duty Free Tennis Championships, Kamis (19/2) WIB.
Janice Tjen, yang berduet dengan petenis Rep Ceko, Marie Bouzkova, menunjukkan mentalitas baja saat menghadapi pasangan Jiang Xinyu (Tiongkok) dan Ulrikke Eikeri (Norwegia).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved