Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu kembali menelan kekalahan ketujuh secara beruntun dari pasangan tuan rumah sekaligus unggulan keempat Chen Tang Jie/Toh Ee Wei pada babak pertama BWF World Tour Super 1000 Malaysia Open 2026.
Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Selasa, Jafar/Felisha kalah dua gim langsung 12-21, 17-21 dalam waktu 39 menit.
“Performa hari ini jauh dari harapan. Saya banyak melakukan kesalahan dan pergerakan tidak nyaman,” kata Felisha dalam keterangan resmi PP PBSI, Selasa (6/1).
Sebelumnya, Jafar/Felisha juga kalah dari Chen/Toh pada Indonesia Masters 2025 dengan skor 22-24, 14-21. Kekalahan berlanjut di Japan Open 2025 dengan skor 17-21, 16-21, 12-21, serta di Kejuaraan Dunia 2025 melalui laga tiga gim 21-14, 19-21, 17-21.
Hasil serupa juga terjadi di China Masters 2025 dengan skor 13-21, 21-13, 16-21 dan Australian Open 2025 setelah kalah dua gim langsung 16-21, 11-21. Pada pertemuan terakhir di BWF World Tour Finals 2025, Jafar/Felisha kembali takluk dengan skor 21-17, 14-21, 15-21.
Pada pertandingan kali ini, Jafar/Felisha sempat unggul 7-3 pada gim pertama, namun Chen/Toh mampu membalikkan keadaan dan menutup gim pembuka dengan skor 21-12.
Pada gim kedua, Jafar/Felisha beberapa kali mendekat, namun pasangan Malaysia tetap menjaga keunggulan hingga menang 21-17.
Felisha mengakui penampilan mereka belum maksimal.
Ia menyebut tekanan untuk meraih kemenangan memengaruhi permainan mereka. “Terlalu menggebu-gebu ingin menang, akhirnya jadi pressure ke diri sendiri,” ujarnya.
Jafar menyebut permainan mereka tidak terkontrol. “Kami ingin mencoba lagi di tahun yang baru, tapi mainnya tidak yakin dan banyak mati sendiri,” katanya.
Ia juga mengakui keunggulan lawan. “Chen/Toh bermain sangat bagus hari ini,” ujar Jafar.
Dengan hasil tersebut, Jafar/Felisha tersingkir lebih awal dari turnamen pembuka musim 2026 dan akan menjadikannya bahan evaluasi untuk turnamen selanjutnya. (Ant/P-3)
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Amri/Nita tampil solid sejak awal laga untuk menyudahi perlawanan Wassink/Jille melalui permainan dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-13 dan 21-12.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Tampil sebagai unggulan ketiga, Leo/Bagas menyudahi perlawanan Labarthe/Ronget melalui kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-16 di Orleans Masters.
Sebelumnya, masalah kapalan di tangan Nikolaus sempat menjadi kendala serius yang mengganggu performanya dalam beberapa turnamen terakhir.
Jafar/Felisha, yang datang sebagai unggulan ketiga, tampil dominan untuk menyegel kemenangan dua gim langsung 21-17 dan 21-7 atas pasangan Inggris Callum Hemming/Estelle Van Leeuwen.
PERJALANAN ganda campuran tuan rumah, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, harus terhenti di babak semifinal turnamen BWF World Tour Super 500, Indonesia Masters 2026.
Jafar/Felisha dijadwalkan menantang unggulan keempat asal Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei di putaran pertama Malaysia Terbuka.
Jafar/Felisha dipaksa menyerah dua gim langsung, 18-21 dan 16-21 dari pasangan Tiongkok Tiongkok, Feng Zhe/Huang Ping.
Kenaikan satu tingkat itu diraih setelah Jafar/Felisha melaju hingga final BWF World Tour Super 500 Australia Terbuka 2025, pekan lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved