Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Menanti Kejutan Ana/Trias di Tengah Terjalnya Jalur Malaysia Terbuka 2026

Basuki Eka Purnama
05/1/2026 13:11
Menanti Kejutan Ana/Trias di Tengah Terjalnya Jalur Malaysia Terbuka 2026
Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari(X @INABadminton)

HARAPAN Indonesia di sektor ganda putri pada ajang BWF World Tour Super 1000 Malaysia Terbuka 2026 kini bertumpu sepenuhnya pada pundak Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari

Turnamen bergengsi yang akan berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada 6–11 Januari ini diprediksi akan menjadi ujian berat bagi pasangan yang akrab disapa Ana/Trias tersebut.

Sebagai satu-satunya wakil ganda putri Indonesia yang diturunkan, Ana/Trias akan memulai perjuangan mereka di putaran pertama melawan wakil India, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela. 

Di atas kertas, pasangan Indonesia memiliki modal kepercayaan diri yang cukup tinggi. Pada pertemuan terakhir di Australia Terbuka 2025, Ana/Trias sukses membungkam Treesa/Gayatri secara meyakinkan dengan skor 21-10 dan 21-14.

Namun, tantangan sesungguhnya baru dimulai setelah itu. Jika berhasil melewati rintangan pertama, undian menunjukkan bahwa jalan mereka akan semakin terjal. 

Di putaran kedua, Ana/Trias berpotensi besar menantang unggulan kedua sekaligus jagoan tuan rumah, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. 

Tidak berhenti di situ, jika terus melaju ke perempat final, kekuatan besar asal Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee yang merupakan unggulan keenam, telah menanti di bagan bawah.

Turnamen ini sekaligus menandai babak baru bagi kedua pemain. Malaysia Terbuka 2026 merupakan debut mereka sebagai pasangan di ajang ini. 

Bagi Febriana, ini adalah momen penebusan setelah pada edisi sebelumnya—saat masih berpasangan dengan Amallia Cahaya Pratiwi—ia harus tersingkir prematur di babak pertama. 

Sementara bagi Meilysa Trias Puspitasari, ini adalah debut perdananya tampil di turnamen level Super 1000 di Negeri Jiran.

Secara keseluruhan, Indonesia mengirimkan sembilan wakil untuk memburu gelar di awal tahun ini. 

Di sektor tunggal, Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Putri Kusuma Wardani menjadi tumpuan. Sektor ganda putra mengirimkan tiga pasangan, yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, serta pasangan profesional Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani. Sedangkan sektor ganda campuran diwakili oleh duet muda Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.

Indonesia tercatat terakhir kali mencicipi podium tertinggi di Malaysia Terbuka pada 2023 lewat aksi Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Kini, publik bulu tangkis tanah air berharap Ana/Trias dan kolega mampu mengulang memori manis tersebut di tengah ketatnya persaingan elite dunia. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya