Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Francesco Bagnaia Desak Pembalap dan Dorna Lebih Bersatu Demi Masa Depan MotoGP

Khoerun Nadif Rahmat
25/11/2025 11:14
Francesco Bagnaia Desak Pembalap dan Dorna Lebih Bersatu Demi Masa Depan MotoGP
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia(AFP/JAVIER SORIANO)

JUARA dunia MotoGP dua kali, Francesco Bagnaia, menegaskan perlunya persatuan lebih kuat antara para pebalap dan promotor kejuaraan, Dorna Sports, demi keberlanjutan perkembangan MotoGP.

Berbeda dengan Formula 1 yang memiliki serikat resmi pebalap, MotoGP hingga kini belum memiliki wadah tersebut, meski upaya menyatukan suara pebalap dalam berbagai isu semakin menguat belakangan ini.

Isu itu kembali mencuat setelah insiden serius yang menimpa Noah Dettwiler dan Jose Antonio Rueda sebelum balapan Moto3 di Malaysia. 

Sejumlah pebalap kelas utama mempertanyakan keputusan penyelenggara yang melanjutkan jadwal balapan meski kedua pebalap harus mendapatkan penanganan darurat di trek akibat henti jantung, sementara grafik resmi televisi menyebut mereka sadar.

Bagnaia menjadi sosok yang paling vokal. Saat GP Valencia, ia kembali ditanya mengenai kemungkinan pembentukan serikat pebalap. Namun menurutnya, persoalan tersebut tidak sederhana.

"Sejujurnya, ini sulit. Akan selalu sulit untuk memiliki gambaran yang jelas dari luar. Semua orang bisa punya sudut pandang. Anda seorang jurnalis, jadi Anda selalu punya sudut pandang yang berbeda," kata Bagnaia dikutip dari Crash, Selasa (25/11).

“Tapi ini sulit, saya pikir sulit mengambil keputusan dalam situasi seperti ini, dan mereka mencoba mengelola semuanya dengan cara terbaik untuk pertunjukan dan untuk para pebalap," lanjutnya.

Bagnaia pun mengajak kepada seluruh pembalap MotoGP untuk lebih dekat dengan pihak penyelenggara, Dorna. Hal tersebut diperlukan untuk mengembangkan turnamen itu sendiri.

"Kita harus bersatu dengan Dorna untuk membuat kejuaraan ini bangkit lagi karena, saat ini, tidak menurun, tetapi semuanya berubah sehingga kita harus sangat bersatu untuk terus berkembang," katanya 

MotoGP sendiri memiliki organisasi yang menaungi tim independen (IRTA) serta pabrikan peserta (MSMA), namun belum ada badan khusus yang benar-benar mewakili suara seluruh pebalap dalam menentukan kebijakan penting di kejuaraan. (Z-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya