Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ALEX Marquez makin percaya diri untuk meraih podium pada balapan utama MotoGP Amerika 2025 setelah kembali finis di posisi kedua pada Sprint Race di Circuit of The Americas (COTA), Minggu dini hari WIB.
"Saya sangat senang dengan hasil Sprint Race, meskipun saya mengharapkan persaingan lebih ketat dari pembalap lain di belakang Marc Marquez. Kami memiliki kecepatan yang bagus dan unggul 6-7 detik dari kelompok kedua," ujar Alex Marquez, Minggu.
Dukungan penuh dari Federal Oil dan kenyamanan dalam mengendarai Ducati Desmosedici GP24 menjadi faktor utama performa impresif Alex.
Ia memulai Sprint Race dari posisi ketiga setelah mencatatkan waktu 2 menit 1,448 detik di sesi kualifikasi, hanya terpaut 0,360 detik dari sang kakak, Marc Marquez, yang meraih pole position dengan catatan waktu 2 menit 1,088 detik.
Pembalap bernomor #73 itu mengaku belajar banyak dari Marc yang dikenal kuat di lintasan COTA.
"Saya berhasil menjaga jarak dengan Pecco (Francesco Bagnaia) sepanjang balapan. Ini balapan yang menyenangkan dan memberikan banyak pelajaran bagi saya. Kami akan mencoba mengulang performa ini, meskipun kondisi trek telah banyak berubah dalam dua hari terakhir," ujarnya.
Sementara itu rekan setimnya, Fermin Aldeguer, juga berusaha tampil kompetitif di COTA.
Pembalap bernomor #54 itu mencoba memanfaatkan slipstream Marc Marquez di sesi kualifikasi, tetapi kesalahan kecil membuatnya hanya mampu finis di posisi 12 dengan catatan waktu 2 menit 2,419 detik.
"Saya mencoba memaksimalkan peluang di kualifikasi, tetapi kesalahan kecil membuat saya kehilangan waktu. Meski begitu, ini tetap hasil kualifikasi terbaik saya sejauh ini," kata Aldeguer.
Saat Sprint Race, Aldeguer sebenarnya menunjukkan potensi besar dengan start yang baik dan kecepatan untuk meraih poin.
Namun, insiden dengan Luca Marini membuat fairing depan dan sayap kiri motornya rusak, sehingga ia kehilangan kesempatan bersaing di barisan depan.
"Tabrakan dengan Marini mengubah jalannya balapan bagi saya. Meski begitu, saya tetap senang karena kami menunjukkan progres yang positif. Besok, kami akan mencoba memulai dengan cara yang sama dan menghindari kesalahan," ujarnya menambahkan.
Di klasemen sementara MotoGP 2025, Alex Marquez masih bertahan di posisi kedua dengan 67 poin, sementara Fermin Aldeguer berada di peringkat 18 dengan koleksi tiga poin.
Balapan utama MotoGP Amerika 2025 akan menjadi ajang pembuktian bagi Alex untuk merebut podium dan memperkecil selisih poin dari pemimpin klasemen yang ditempati Marc dengan 86 poin. (Ant/I-3)
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Toprak Razgatlioglu, bintang balap asal Turki yang baru saja menyandang gelar Juara Dunia WSBK 2025, resmi memperkenalkan diri sebagai penggawa anyar tim Prima Pramac Yamaha.
Franco Morbidelli mencatat bahwa meskipun musim lalu memberikan banyak pelajaran positif, terutama di paruh pertama, masih ada celah besar yang harus ditutupi oleh tim teknis.
Desain livery Ducati Desmosedici GP untuk musim ini dikerjakan oleh Aldo Drudi dari Drudi Performance.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved