Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Lenovo Marc Marquez melanjutkan dominasinya dalam rangkaian GP Argentina 2025 dengan memenangi sprint race di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Minggu (16/3) dini hari WIB.
Sejak start, Marc Marquez langsung memimpin balapan, diikuti sang adik, Alex Marquez, yang membela BK8 Gresini Racing.
Sementara itu, persaingan ketat terjadi di belakang mereka ketika Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo berhasil menyalip Johann Zarco (Castrol Honda LCR) untuk merebut posisi ketiga.
Memasuki lap keenam, Marc Marquez tetap kokoh di depan, sementara Alex Marquez masih belum mampu menyalip kakaknya. Bagnaia tertinggal 2,247 detik dari duo Marquez yang menguasai jalannya balapan.
Alih-alih mendekat, Alex Marquez justru makin tertinggal pada lap kesepuluh. Jaraknya dengan Marc Marquez melebar hingga 0,727 detik menjelang lap terakhir.
Hingga garis finis, Marc Marquez berhasil mempertahankan keunggulannya dan memastikan kemenangan dengan menuntaskan 12 lap dengan catatan waktu 19 menit 37,331 detik.
Alex Marquez finis di posisi kedua dengan selisih 0,903 detik, sementara Bagnaia mengamankan podium ketiga dengan terpaut 3,859
detik dari sang pemenang.
Balapan diwarnai beberapa insiden, termasuk kecelakaan yang menimpa Brad Binder pada lap pertama, yang memaksa marshal mengibarkan bendera kuning.
Sebelumnya, kakak beradik Marc dan Alex Marquez tampil dominan di sesi kualifikasi MotoGP Argentina 2025.
Marc Marquez merebut posisi pole setelah mencatat waktu terbaik 1 menit 36,917 detik, sementara Alex Marquez di posisi kedua dengan
selisih 0,246 detik.
Posisi ketiga menjadi milik Johann Zarco yang terpaut 0,288 detik.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Toprak Razgatlioglu, bintang balap asal Turki yang baru saja menyandang gelar Juara Dunia WSBK 2025, resmi memperkenalkan diri sebagai penggawa anyar tim Prima Pramac Yamaha.
Franco Morbidelli mencatat bahwa meskipun musim lalu memberikan banyak pelajaran positif, terutama di paruh pertama, masih ada celah besar yang harus ditutupi oleh tim teknis.
Desain livery Ducati Desmosedici GP untuk musim ini dikerjakan oleh Aldo Drudi dari Drudi Performance.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Saat ini, kalender balap MotoGP dinilai masih sangat didominasi oleh pasar Eropa, dengan 14 dari 22 seri balapan masih dilangsungkan di Benua Biru tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved