Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KAKAK beradik, Marc dan Alex Marquez, tampil dominan di sesi kualifikasi GP Argentina 2025 yang berlangsung di Autodromo Termas de Rio Hondo, Termas de Rio Hondo, Argentina, Sabtu (15/3) malam WIB.
Marc Marquez, yang memperkuat Tim Ducati Lenovo, berhasil merebut posisi pole setelah mencatat waktu terbaik 1 menit 36,917 detik, sementara Alex Marquez dari Gresini Ducati berada di posisi kedua dengan selisih 0,246 detik.
Posisi ketiga menjadi milik pembalap tim satelit Honda LCR Honda, Johann Zarco yang terpaut 0,288 detik.
Persaingan di kualifikasi berlangsung sengit sejak sesi kualifikasi pertama (Q1). Pembalap Pertamina Enduro VR46 Franco Morbidelli menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 37,312 detik. Kemudian diikuti pembalap Honda HRC Castrol Joan Mir dengan selisih 0,214 detik.
Memasuki kualifikasi kedua (Q2), giliran Marc Marquez yang langsung tancap gas. Dia terus mempertajam catatan waktunya hingga akhirnya mengunci posisi pole dengan waktu terbaiknya di sesi terakhir.
Hasil ini menandai keberhasilan Marc Marquez meraih posisi pole back-to-back di musim 2025, mengulang pencapaiannya terakhir kali pada 2019.
Masuknya GP Argentina sekaligus menandai Sirkuit Autodromo Oscar Juan Galvez kembali lagi menyelenggarakan balapan setelah direnovasi.
Fabio Di Giannatonio memulai musim ini dengan sangat menjanjikan usai finis pada urutan kelima GP Argentina, Senin (17/3) pagi WIB.
Marc Marquez melanjutkan dominasinya di GP Argentina selepas meraih kemenangan keempat di negara tersebut pada edisi Moto GP 2025, Senin (17/3) WIB.
Mario Aji hanya bisa memacu sepeda motornya sampai putaran ke-13.
Kemenangan di GP Argentina membuat Marc Marquez berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara MotoGP usai mengoleksi total 74 poin.
Saat ini, Marc Marquez tercatat telah memenangkan total 90 kemenangan dan 64 kemenangan diperolehnya dari kelas MotoGP.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved