Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBULU tangkis ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan, mengatakan ia dan Mohammad Ahsan ingin tampil maksimal di turnamen terakhir mereka sebelum pensiun, yaitu Indonesia Masters 2025, yang akan bergulir pekan ini di Istora Senayan Jakarta.
"Ekpestasi saya mau bermain maksimal saja di turnamen ini. Kalau bisa (targetnya bisa melangkah) sejauh mungkin," kata Hendra saat ditemui di Istora Senayan Jakarta, Senin (20/1).
Pasangan yang dijuluki The Daddies itu masih berlatih bersama menjelang panggung terakhir mereka di hadapan publik sendiri.
"Kalau latihan, ya, (kami) latihan, tapi tidak se-intens dulu," ujar juara dunia empat kali tersebut.
Mengenai rencananya setelah gantung raket, Hendra mengatakan bakal fokus pada keluarga dan bisnis yang akan ia jalankan.
Namun, peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 itu memastikan ia tidak akan sepenuhnya meninggalkan dunia tepok bulu, yang sudah ditekuninya secara profesional sebagai atlet selama 35 tahun.
"Saya memang inginnya tetap di bulu tangkis, tapi tidak sekarang, lah, ya, maksudnya saya ingin fokus saat ini untuk mengurus kerjaan saya
dulu, semoga lancar," ungkap Hendra.
"Saya sudah janji sama anak-anak untuk fokus sama mereka, seperti antar-jemput sekolah. Sekarang saya fokus ke keluarga dan kerjaan saya
dulu, nanti kalau sudah siap untuk ke badminton, baru saya kembali lagi," tambahnya.
Sementara itu, acara perpisahan untuk The Daddies rencananya akan digelar pada Minggu (26/1) pukul 09.30, tepat sebelum babak final
turnamen BWF Super 500 Indonesia Masters 2025 dimulai.
Pada ajang ini, nantinya akan ada juga pertandingan eksibisi atau exhibition match The Daddies, dengan detail lebih lengkap akan diumumkan oleh PP PBSI dalam waktu dekat. (Ant/Z-1)
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Amri/Nita tampil solid sejak awal laga untuk menyudahi perlawanan Wassink/Jille melalui permainan dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-13 dan 21-12.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Tampil sebagai unggulan ketiga, Leo/Bagas menyudahi perlawanan Labarthe/Ronget melalui kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-16 di Orleans Masters.
Sebelumnya, masalah kapalan di tangan Nikolaus sempat menjadi kendala serius yang mengganggu performanya dalam beberapa turnamen terakhir.
Leo/Bagas dan Raymond/Joaquin sukses melaju ke babak 16 besar Orleans Masters 2026. Simak rekap hasil ganda putra Indonesia selengkapnya di sini.
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved