Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENAMPILAN debut pasangan ganda campuran bulu tangkis anyar Indonesia Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Ramadhanti berbuah manis setelah memastikan tempat di babak 16 besar turnamen BWF Super 750 India Terbuka 2025, Rabu (15/1).
Dejan/Fadia menang atas wakil Denmark Mads Vestergaard/Christine Busch melalui dua gim langsung 21-12 dan 21-16 di partai 32 besar, yang berlangsung di New Delhi, India tersebut.
Mengenai jalannya pertandingan, Dejan/Fadia mengakui mereka sudah mampu bermain sesuai strategi, tetapi memang masih perlu dikuatkan lagi.
"Memang kami (sebagai) pasangan baru jadi tadi coba fokus dulu ke diri sendiri untuk bisa bermain dengan game plan-nya yang sudah disiapkan.
Sudah berjalan cukup baik tapi masih belum firm," ungkap Dejan, dikutip dari keterangan singkat PP PBSI.
Baik Dejan maupun Fadia juga mengatakan mereka masih perlu berkomunikasi lebih baik lagi, mengingat Fadia sudah lama tidak turun di sektor ganda campuran dan fokus di ganda putri.
"Memang kami masih harus banyak berkomunikasi, Dejan harus lebih bawel saja untuk mengingatkan karena saya sudah lama sekali tidak bermain ganda campuran," kata Fadia.
"Kami juga terus menjaga komunikasi agar saya dan Fadia bisa bermain nyaman," timpal Dejan.
Mengenai adaptasinya di lapangan, Fadia mengungkapkan ia harus lebih bisa meningkatkan kecepatan serta mematangkan strategi untuk mengumpulkan poin.
"Secara pola permainan sangat berbeda. Di ganda campuran saya harus lebih cepat pergerakan kakinya, bergeraknya agar bisa terus mencari
celah untuk mencari serangan," kata Fadia.
Di partai 16 besar, Kamis (16/1), Dejan/Fadia kemungkinan besar akan berjumpa dengan unggulan kedua asal Tiongkok, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin.
Mengenai peluang mereka di babak kedua, Dejan/Fadia mengatakan siap tampil dengan kemampuan penuh.
"Di babak kedua, kemungkinan bertemu unggulan dua. Saya sudah beberapa kali bertemu mereka jadi nanti dikomunikasikan dengan Fadia harus bermain seperti apa. Kami akan mencoba maksimal," pungkas Dejan. (Ant/Z-1)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Pasangan ganda campuran, Terry Hee Yong Kai/Gloria Emanuelle Widjaja, mengamankan tiket semifinal turnamen bulu tangkis Jerman Terbuka 2026
Langkah mulus dicatatkan duet ganda campuran beda negara, Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia) dan Hee Yong Kai Terry (Singapura)
Ia mengakui bahwa Bobby/Melati sempat mendominasi di awal laga, namun dirinya dan Adnan berhasil merebut ritme permainan pada saat-saat krusial.
Kondisi tersebut membuat Adnan/Indah kehilangan ritme dan harus merelakan gim pembuka.
Kemenangan itu diraih melalui drama tiga gim yang berakhir dengan skor 15-21, 21-17, dan 21-15. Keberhasilan itu sekaligus mengukuhkan ketangguhan mental Chen/Toh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved