Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA campuran bulu tangkis Indonesia Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja melaju ke babak 16 besar Malaysia Terbuka 2025 setelah mendepak Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien. Unggulan kelima asal Indonesia itu menang dua gim langsung dengan skor 21-12 dan 21-13 atas wakil Malaysia tersebut.
Dejan/Gloria mengaku senang bisa meraih kemenangan, apalagi mereka sempat kesulitan beradaptasi dengan shuttlecock di awal pertandingan. Sang lawan juga tidak menerapkan pola ganda campuran murni yang membuat laga menjadi relatif lebih mudah.
"Alhamdulillah bisa memenangkan pertandingan pertama di 2025. Lawan pun tidak bermain dengan pola ganda campuran murni, itu jadi keuntungan tersendiri dari kami," ujar Dejan.
"Tadi, di awal, kami masih beradaptasi dengan kondisi lapangan dan shuttlecock, beruntung tidak berbeda jauh dengan saat tes lapangan kemarin jadi dari pola hanya memainkan yang sudah disiapkan saja," papar Dejan.
Dejan/Gloria juga sudah tidak latihan bersama karena Dejan dipanggil ke pelatnas PBSI sedangkan Gloria tidak masuk pelatnas. Meski begitu, chemistry yang baik membuat mereka tetap bisa tampil kompak.
"Saya latihan di klub, Dejan sudah di pelatnas. Kami tidak latihan bersama lagi tapi karena kemistrinya sudah terbentuk jadi tidak sulit tadi di lapangan secara permainan. Tidak yang langsung hilang begitu saja," ungkap Gloria.
"Tadi hanya saling mengingatkan untuk terus mempertahankan tempo cepat. Di luar lapangan selama di sini kami juga masih makan bareng dan lain-lain, seperti biasa," beber Gloria. (Z-1)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Pasangan ganda campuran, Terry Hee Yong Kai/Gloria Emanuelle Widjaja, mengamankan tiket semifinal turnamen bulu tangkis Jerman Terbuka 2026
Langkah mulus dicatatkan duet ganda campuran beda negara, Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia) dan Hee Yong Kai Terry (Singapura)
Ia mengakui bahwa Bobby/Melati sempat mendominasi di awal laga, namun dirinya dan Adnan berhasil merebut ritme permainan pada saat-saat krusial.
Kondisi tersebut membuat Adnan/Indah kehilangan ritme dan harus merelakan gim pembuka.
Kemenangan itu diraih melalui drama tiga gim yang berakhir dengan skor 15-21, 21-17, dan 21-15. Keberhasilan itu sekaligus mengukuhkan ketangguhan mental Chen/Toh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved