Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
IGA Swiatek menepis kekhawatiran tentang kebugaran fisiknya menjelang Australia Tebruka, setelah menanggung beban saat membantu Polandia melaju ke final United Cup untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
Sepanjang United Cup, Swiatek menorehkan empat kemenangan, termasuk kemenangan fisik yang intens atas semifinalis Amerika Serikat (AS) Terbuka Karolina Muchova, petenis Inggris Katie Boulter, dan petenis peringkat 6 dunia Elena Rybakina.
Di final, Swiatek kalah 6-4 dan 6-4 dari petenis peringkat tiga dunia Coco Gauff dalam pertarungan sengit. Tim AS menyapu bersih pertandingan,
mengalahkan Polandia 2-0 untuk memenangi gelar United Cup kedua mereka.
"Saya senang sekali, karena saya juga bermain melawan beberapa petenis hebat," kata Swiatek, dikutip dari WTA, Senin (6/1).
"Saya mampu bermain melawan kedua petenis yang sangat hebat."
"Coco juga bermain dengan sangat baik, dan dia pasti membaik. Namun secara keseluruhan saya sangat senang dengan minggu ini. Saya merasa hal-hal yang saya kerjakan benar-benar membaik," lanjut petenis peringkat dua dunia itu.
Swiatek membutuhkan dua waktu jeda medis yang jarang terjadi untuk masalah kaki bagian atas. Yang pertama terjadi dalam duelnya yang berlangsung hampir tiga jam dengan Katie Boulter di perempat final. Yang kedua terjadi sebelum ia melakukan servis untuk bertahan dalam pertandingan melawan Gauff.
"Volume di awal turnamen khususnya cukup besar, tetapi sejujurnya, semuanya baik-baik saja," ujar Swiatek.
Meski kecewa dengan hasil di laga final, Swiatek menikmati tim Polandia yang bertanding di United Cup. Tahun ini, skuad Polandia menyertakan teman masa kecilnya, No.128 Maja Chwalinska, yang menyumbangkan poin di nomor ganda campuran dan akan bermain di turnamen kualifikasi di Australia Terbuka.
Chwalinska mampu membantu Swiatek meredakan ketegangan pertandingan yang penuh tekanan, dengan bercanda memegang kantong es di kepalanya dan melontarkan lelucon dari bangku cadangan.
"Saya membutuhkan energi dan saya juga perlu menjauhkan diri dari semua yang terjadi. Yang pasti, Maja mampu memberi saya itu. Lucu sekali," ungkap Swiatek.
"Ada alasan mengapa kami memenangi semua turnamen junior dan Fed Cup Junior (bersama-sama), dan semuanya. Dia berpura-pura bukan teman saya, padahal sebenarnya dia teman saya."
"Jadi yang pasti, bukan hanya dari Maja, tetapi seluruh tim, saya rasa dukungannya luar biasa. Kami sangat menghormati satu sama lain
sehingga kami benar-benar bersama di sini, tidak peduli siapa yang bermain," imbuh petenis berusia 23 tahun itu.
Saat ini, fokus Swiatek beralih ke Melbourne. Dia mencapai semifinal Grand Slam lapangan keras pertamanya di Australia Terbuka pada 2022, tetapi belum pernah maju melewati babak 16 besar sejak itu.
Tahun lalu, setelah menang 5-0 di United Cup, dia tersingkir lebih awal di Australia Terbuka setelah kalah dari Linda Noskova di babak ketiga.
"Minggu ini dan Australia Terbuka adalah cerita yang berbeda," tegas Swiatek.
"Jadi, saya akan tetap melakukan semuanya selangkah demi selangkah dan melanjutkan pekerjaan yang telah saya lakukan," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Dua bintang besar jagat tenis, Alexander Zverev dan Carlos Alcaraz, dipastikan mundur dari kompetisi kategori ATP 500 yang akan berlangsung di Rotterdam, Belanda.
Aryna Sabalenka, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari turnamen yang akan berlangsung di Doha pekan depan tersebut dengan alasan penyesuaian jadwal kompetisi.
Alex Eala dipaksa bermain rubber set oleh Aliaksandra Sasnovich melalui drama comeback yang emosional sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan skor tipis 2-6, 6-4, dan 7-6(5).
Bagi Rybakina, ini menjadi semifinal Grand Slam keempat sepanjang kariernya dan yang pertama sejak Wimbledon 2024.
Elena Rybakina menyingkirkan unggulan kedua sekaligus peringkat dua dunia, Iga Swiatek, untuk melangkah ke babak semifinal.
Pemilik enam gelar Grand Slam itu menegaskan tidak ingin terjebak dalam statistik masa lalu.
Rybakina akan menghadapi Iga Swiatek atau pemain kualifikasi asal Australi, Maddison Inglis.
LANGKAH unggulan kedua, Iga Swiatek, belum terbendung di ajang Australia Terbuka 2026. Petenis asal Polandia tersebut menunjukkan kelasnya dengan menumbangkan wakil Ceko, Marie Bouzkova.
Aryna Sabalenka kembali menjadi unggulan utama untuk merebut gelar Australia Terbuka 2026, dengan ancaman Iga Swiatek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved