Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Gresini Racing Marc Marquez meraih memenangi GP Australia usai mengakhiri drama sengit melawan pembalap Prima Pramac, Jorge Martin, pada balapan utama MotoGP 2024 seri ke-17 di Sirkuit Philip Island, Australia pada Minggu.
Marc Marquez menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 39 menit dan 47,7 detik. Jorge Martin yang memulai balapan dari <em>pole position langsung melesat terdepan untuk mengamankan posisi. Di belakang Martin
terdapat Marco Bezzechi dan Francesco Bagnaia yang secara berurutan menempati posisi kedua dan ketiga.
Sedangkan Marc Marquez yang memulai balapan di urutan kedua harus mengalami start yang buruk dan turun ke posisi ketujuh. Balapan berjalan empat lap, Bezzechi harus turun ke posisi ketiga usai terkena hukuman penalti long lap. Posisinya langsung direbut oleh Pecco yang terus bersaing untuk membuntuti Martin yang berada di posisi terdepan.
Di posisi tersebut, Baby Alien mampu merangkak ke posisi keempat usai mengambil manuver untuk menyalip Brad Binder yang sempat melebar.
Tak perlu waktu lama bagi Marquez untuk memburu Martin dan Pecco di depan. Memasuki lap keenam, manuver Marquez memakan korban. Kali ini Morbidelli tak dapat menjaga posisi ketiga usai disalip oleh Marquez.
Persaingan terjadi begitu ketat ketika Martin tak dapat memperlebar jarak dari kejaran Bagnaia dan Marquez yang terus membuntuti di belakang. Memasuki lap ke-12, Bagnaia melakukan manuver untuk merebut posisi terdepan dari Martin, namun pembalap berjuluk Martinator tersebut masih bisa mempertahankan posisi terdepan dari kejaran Pecco.
Justru Bagnaia malah kecolongan ketika Marquez memanfaatkan kelengahannya ketika memasuki turn 4 dan menggondol posisi kedua. Bagnaia kemudian begitu kewalahan mengambil posisi kedua kembali dari Marquez yang terus mengejar Martin.
Persaingan di depan kemudian berubah tinggal menyisakan Martin dan Marquez. Memasuki lap ke-25, Marquez dan Martin terlibat bentrokan sengit usai keduanya saling salip menyalip untuk mengamankan posisi terdepan.
Baby Alien kemudian melancarkan manuver ketika balapan masih menyisakan dua lap, membuat Martin tercecer ke posisi kedua. Marquez kemudian mampu mempertahankan posisi terdepan untuk mengamankan kemenangan ketiganya musim ini.
Sedangkan Martin harus puas di podium kedua usai finis dengan catatan +0,997. Lalu di podium ketiga ditempati oleh Bagnaia yang finis dengan selisih waktu +10,100 detik.
(Ant/Z-6)
Tambahan 12 poin penuh dari kemenangan di Sirkuit Phillip Island membuat Bezzecchi kini mengoleksi 266 poin.
Marco Bezzecchi tampil impresif dengan menyalip rekan sesama pembalap Aprilia, Raul Fernandez, untuk memenangkan Sprint MotoGP Australia 2025.
Bezzecchi menjadi pembalap pertama yang menuntaskan balapan dengan keunggulan lebih dari dua detik atas Raul Fernandez di posisi kedua.
Marco Bezzecchi menyenggol Marc Marquez ketika memasuki tikungan tujuh pada lap pertama GP Indonesia yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB.
Hingga kini, Jorge Martin masih dalam masa pemulihan pascaoperasi bahu akibat insiden di Motegi, Jepang.
Pembalap Red Bull KTM Pol Espargaro, yang berperan sebagai pembalap cadangan, akan menggantikan Maverick Vinales di GP Australia dan GP Malaysia, karena Vinales mengalami cedera.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved