Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JANNIK Sinner berhadapan dengan Ben Shelton di putaran keempat Shanghai Masters untuk tahun kedua secara beruntun, Rabu (9/10).
Petenis Italia itu kemudian membalaskan dendam atas kekalahan pada musim lalu dari Shelton sekaligus merusak perayaan ulang tahun petenis Amerika Serikat (AS) itu.
Sinner mencetak kemenangan 6-4 dan 7-6 (1) atas Shelton, meningkatkan skor menjadi 4-1 dalam head to head mereka.
Baca juga : Shelton Melaju ke Perempat Final Shanghai Masters
Petenis nomor satu dunia itu belum pernah kalah dari Shelton sejak pertemuan pertama mereka pada tahun lalu di Shanghai Masters.
"Itu sangat sulit. Dia hanya memainkan servis pertama, kecuali satu servis kedua," kata Sinner, mengacu pada persentase servis pertama Shelton yang luar biasa sebesar 95% di set pembuka, seperti disiarkan ATP.
"Saya mencoba untuk menunggu sebentar. Jelas bermain melawannya, bahkan jika itu servis kedua, sangat sulit untuk mengembalikannya."
Baca juga : Andrey Rublev Tantang Felix Auger-Aliassime di Final Madrid Terbuka
"Tetapi, jika saya melihat gambaran positifnya, bagaimana saya mengakhiri pertandingan, saya mencoba untuk tetap sedikit lebih agresif,
yang telah saya lakukan, dan ini mudah-mudahan dapat memberi saya kepercayaan diri untuk babak berikutnya," lanjut petenis berusia 23 tahun itu.
Memimpin ATP Tour dalam jumlah kemenangan (62) dan gelar (enam) musim ini, Sinner melaju ke perempat final ATP Masters 1000 ketujuhnya tahun ini -- yang terbanyak dalam satu musim sejak Alexander Zverev tujuh kali pada 2018.
Sinner, selanjutnya, akan menghadapi Daniil Medvedev untuk kelima kalinya tahun ini dalam upaya untuk mencapai empat besar di Shanghai.
Medvedev mengamankan kemenangannya yang ke-10 atas Stefanos Tsitsipas dengan menang 7-6 (3) dan 6-3 dalam waktu 1 jam dan 50 menit. (Ant/Z-1)
Kenali Janice Tjen, petenis Indonesia yang mencetak sejarah di Australian Open 2026. Simak profil, prestasi, dan fakta menarik perjalanannya di Grand Slam.
Janice Tjen cetak sejarah di Australian Open 2026 usai tumbangkan Leylah Fernandez. Dukungan diaspora Indonesia di ANZ Arena jadi pemicu mental.
Analisis taktik Janice Tjen yang sukses menumbangkan pemain unggulan. Variasi pukulan dan kecerdasan lapangan jadi kunci utama.
Ranking WTA Janice Tjen terbaru 2026 mengalami lonjakan signifikan. Simak posisi terkini, prestasi, dan peluang petenis Indonesia ini ke 50 besar dunia.
JANICE Tjen kembali mengukir sejarah bagi tenis Indonesia di panggung dunia. Tampil sebagai debutan di Australia Terbuka, petenis asal Jakarta ini sukses melaju ke babak kedua.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Jannik Sinner melenggang ke babak kedua setelah lawannya, Hugo Gaston, memutuskan mundur di tengah pertandingan yang berlangsung di Rod Laver Arena, Selasa (20/1).
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Flavio Cobolli menjadi penentu gelar setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Jaume Munar.
Meski tampil tanpa dua petenis utama, Jannik Sinner dan Lorenzo Musetti, tuan rumah tetap menunjukkan dominasi.
JANNIK Sinner menutup musim 2025 yang penuh gejolak dengan cara paling manis. Di hadapan publik Turin, Senin (17/11) WIB, petenis Italia itu mempertahankan gelar ATP Finals.
Jannik Sinner kembali menjuarai turnamen akhir musim tanpa kehilangan satu set pun dan memperkecil jarak rivalitasnya dengan Carlos Alcaraz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved