Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP muda Kimi Antonelli mengatakan tidak ingin dipandangiu sebagai pengganti Lewis Hamilton di Mercedes, mengingat ia akan debut bersama tim pada tahun depan dan Hamilton pindah ke Ferrari.
"Saya pikir tidak mungkin untuk menggantikan Lewis Hamilton. Ia adalah sosok yang sangat hebat dalam olahraga masa kini, dan ia telah meraih banyak hal dalam kariernya, jadi saya tidak ingin (dianggap) sebagai penggantinya," ungkap Antonelli seperti dilansir dari Antara, Kamis (3/10).
"Saya hanya pembalap Mercedes berikutnya pada 2025, jadi saya sangat gembira untuk itu," ujarnya menambahkan.
Baca juga : Leclerc tidak akan Menunjukkan Belas Kasihan pada Hamilton di Ferrari
Lebih lanjut, pembalap berusia 18 tahun itu melihat Hamilton sebagai sosok yang suportif dan rendah hati, terlepas dari sederet prestasi yang telah ia torehkan sepanjang kariernya di Formula 1.
"Ia pria yang sangat hebat, ia telah memberi saya dukungan, jadi, ya, saya sangat senang," kata Antonelli.
Adapun Antonelli juga memastikan dirinya siap untuk menghadapi tekanan yang akan datang pada Formula 1 musim 2025, di mana ia akan bermitra dengan George Russel dalam tim.
Baca juga : Lewis Hamilton Yakin Mercedes Bisa Lanjutkan Performa Apik di Paruh Kedua
Antonelli telah didukung oleh Mercedes sejak awal kariernya. Maka dari itu, ia merasa yakin bahwa ia dapat mengatasi tekanan yang akan ditimbulkan oleh balapan kelas utama ini.
"Saya pikir salah satu faktor utama (dalam menghadapi tekanan) adalah ketika Anda tahu Anda memiliki tim seperti Mercedes di sekitar Anda yang benar-benar percaya pada Anda, dan mereka telah percaya pada saya sejak usia yang sangat muda," jelas Antonelli.
"Mereka benar-benar membantu Anda mengatasi tekanan ini dengan sangat baik, dan meskipun terkadang saya masih belum dapat mengatasinya dengan sempurna, saya tetap mendapatkan dukungan yang tepat dari Mercedes tetapi juga dari keluarga saya, jadi saya sangat senang bersama mereka dan sangat senang dengan dukungan yang telah mereka berikan kepada saya, tidak hanya di masa lalu tetapi juga saat ini," ujarnya menambahkan.
Menjelang debutnya di Formula 1, Antonelli akan terus berpartisipasi dalam program uji F1 pribadinya untuk Mercedes di samping menyelesaikan musimnya di Formula 2, di mana ia saat ini berada di posisi keenam klasemen pembalap. (Z-6)
Pembalap muda Mercedes Kimi Antonelli memenangi F1 GP Tiongkok 2026. Dominasi Mercedes dipertegas George Russell di posisi kedua, sementara Lewis Hamilton podium.
Di GP Australia, Minggu (8/3), duo pebalap Mercedes tampil tanpa cela. George Russell dan Kimi Antonelli finis satu-dua.
Menurut George Russell, perdebatan mengenai kenyamanan mobil merupakan pola lama yang selalu berulang setiap kali ada transisi regulasi.
Tim Mercedes memulai musim balap Formula 1 dengan catatan impresif setelah mengamankan posisi podium satu-dua pada balapan utama GP Australia, Minggu (8/3).
Di Mercedes, Theo Pourchaire akan bekerja dalam ekosistem yang kompetitif bersama George Russell dan Kimi Antonelli.
Tim Formula 1 Mercedes dijadwalkan akan memperkenalkan penantang baru mereka, Mercedes-AMG F1 W17, secara daring, 22 Januari mendatang.
Pembalap muda Mercedes Kimi Antonelli memenangi F1 GP Tiongkok 2026. Dominasi Mercedes dipertegas George Russell di posisi kedua, sementara Lewis Hamilton podium.
Formula 1 resmi membatalkan balapan di Bahrain dan Arab Saudi yang dijadwalkan April 2026. Keamanan menjadi prioritas utama di tengah situasi Timur Tengah yang memanas.
Dua pembalap Ferrari, yakni Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, akan memulai balapan dari baris kedua setelah menempati posisi ketiga dan keempat.
George Russell mengamankan pole position untuk Sprint Race Formula 1 Chinese Grand Prix setelah tampil dominan dalam sesi kualifikasi di Shanghai.
KONFLIK di Timur tengah mengancam agenda Formula 1 dan Grand Prix atau GP Bahrain dan Grand Prix Arab Saudi yang sebelumnya akan diumumkan pada akhir pekan ini.
Pria asal Monako itu mengingat kembali insiden pada GP Tiongkok 2025 ketika kedua mobil Ferrari didiskualifikasi setelah balapan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved