Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
CHARLES Leclerc telah memberikan sudut pandang tentang mentalitasnya ketika Lewis Hamilton tiba sebagai rekan setimnya di Ferrari pada tahun depan.
Leclerc dan Hamilton akan berduet di Ferrari mulai 2025, kombinasi pembalap dari era berbeda yang masing-masing mengincar gelar Formula 1 untuk diri mereka sendiri.
Ini akan menguji keberanian Leclerc dan memaksa Hamilton untuk menunjukkan seberapa besar tenaga yang masih tersisa dalam dirinya.
Baca juga : Formula 1, Leclerc Tercepat Setelah Bendera Merah Dikibarkan
“Akan luar biasa memiliki Lewis di tim. Dan, tentu saja, bisa memiliki juara yang luar biasa di tim yang sama dengan saya, dengan mobil yang sama," kata Leclerc mengutip Crash, Rabu (21/8).
“Pertama, ini akan menjadi kesempatan bagus untuk belajar dari salah satu yang terbaik yang pernah ada. Dan yang kedua, saya rasa ini akan menjadi kesempatan yang luar biasa bagi saya untuk menunjukkan kemampuan saya, jadi saya sangat menantikannya."
Walaupun mengaku mengagumi Hamilton, Leclerc menegaskan ia tidak akan menunjukkan belas kasihan saat di lintasan nanti. Terlepas dari status mereka yang menjadi rekan satu tim.
Baca juga : Charles Leclerc Tegaskan tidak Pusingkan Kedatangan Lewis Hamilton ke Ferrari
“Tidak, tentu saja tidak. Saat aku memakai helm, maka tidak ada lagi hal seperti ini. Sekarang saya sedang balapan dengan Lewis, jadi saya harus melupakan sejenak nama-nama yang ada di paddock, dan hanya fokus pada performa saya sendiri setiap kali saya berada di trek," sebutnya.
Hamilton, dalam beberapa minggu terakhir, telah kembali ke performa terbaiknya dengan memenangi dua dari tiga Grand Prix terakhir.
Leclerc, pada gilirannya, akhirnya memenangi Grand Prix kandangnya di Monaco untuk mencapai tonggak penting dalam kariernya musim ini.
Peningkatan yang dilakukan Mercedes akhir-akhir ini menambah alur cerita yang menarik pada langkah Hamilton, karena timnya saat ini mengungguli Ferrari.
Kepindahan ini akan menyatukan pembalap tersukses dalam sejarah Formula 1 dengan tim tersukses, Hamilton akan balapan sampai usia 40-an tahun dengan pabrikan ikonik asal Italia itu. (Z-6)
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Rumor mengenai masa depan Hamilton mulai mencuat setelah penampilan mengecewakan di GP Meksiko bulan lalu.
Semenjak didatangkan Ferrari, awal musim ini, Lewis Hamilton belum memenangkan satu pun balapan hingga seri ke-20 musim ini.
Lando Norris resmi mengamankan gelar Juara Dunia Formula 1 perdananya di GP Abu Dhabi. Para rival seperti Verstappen, Hamilton, Russell, Sainz hingga Piastri memberi selamat.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Rumor mengenai masa depan Hamilton mulai mencuat setelah penampilan mengecewakan di GP Meksiko bulan lalu.
Semenjak didatangkan Ferrari, awal musim ini, Lewis Hamilton belum memenangkan satu pun balapan hingga seri ke-20 musim ini.
Max Verstappen mengaku menghadapi akhir pekan yang berat di GP Meksiko 2025 setelah hanya mampu start dari posisi kelima.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved