Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Lenovo Francesco Bagnaia bertekad mengulangi dominasinya musim lalu di GP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, akhir pekan ini.
Dominasi Bagnaia musim lalu di sirkuit ini tidak terbendung. Ia merebut posisi pole, mencetak rekor waktu baru, memenangkan balapan Sprint, serta balapan utama GP Austria.
"Sirkuit Spielberg adalah salah satu lintasan yang paling saya sukai, dan sebelumnya, kami selalu kompetitif. Secara umum, ini adalah lintasan tempat para pembalap Ducati selalu sangat cepat, oleh karena itu, saya berharap banyak pembalap yang mampu bersaing untuk posisi teratas," ungkap Bagnaia, dikutip dari laman resmi Ducati, Rabu (14/8).
Baca juga : Bos Ducati Puji Performa Sempurna Francesco Bagnaia
Lebih lanjut, juara dunia dua kali itu mengatakan pendekatan yang akan ia dan tim lakukan akhir pekan ini tidak akan jauh berbeda dengan balapan-balapan sebelumnya.
"Sekarang, tujuannya adalah untuk kembali ke puncak klasemen keseluruhan dan kemudian mencoba memperlebar jarak di klasemen kejuaraan
pada balapan berikutnya," ujarnya.
Rekan satu timnaia, Enea Bastianini, juga tiba di Austria untuk menjadi salah satu protagonis akhir pekan ini.
Baca juga : Bagnaia: Strategi yang Tepat Jadi Kunci Dominasi di Moto GP Austria
Setelah meraih kemenangan Sprint pertamanya dan kemenangan balapan pertama musim ini di Inggris, dua minggu lalu, Bastianini bertekad untuk tetap kompetitif di lintasan tempat ia meraih posisi pole MotoGP pertamanya pada 2022.
"Saya pikir saya bisa memulai seperti ini lagi di Austria dan menemukan kembali sensasi yang sama yang memungkinkan saya menjadi begitu kompetitif di Inggris," kata Bastianini.
"Perasaan dengan motor itu ada di sana dan kami bekerja dengan baik, jadi saya yakin bahwa saya bisa melakukannya dengan baik di
Spielberg juga," tambahnya.
Baca juga : Rebut Kemenangan di GP Austria, Bagnaia Cetak Hattrick
Hari pertama rangkaian GP Austria akan bergulir pada Jumat (16/8) dengan sesi latihan pada pukul 15.45 WIB dan 20.00 WIB.
Selanjutnya, pada Sabtu (17/8), ada sesi latihan bebas kedua pada pukul 15.10 WIB, kualifikasi pada 15.50 WIB, dan Sprint pada pukul 20.00 WIB.
Balapan utama GP Austria akan digelar pada Minggu (18/8) pukul 19.00 WIB. (Ant/Z-1)
MARC Marquez memanfaatkan metode visualisasi lintasan saat tes pramusim MotoGP untuk memastikan pilihan paket aerodinamika Ducati tetap kompetitif sepanjang musim.
Pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir, menilai prototipe RC213V versi 2026 sebagai paket motor terbaik yang pernah ia tunggangi sejak bergabung dengan pabrikan asal Jepang tersebut.
CHOCOLATOS, pemimpin merek wafer stick dan minuman cokelat kemasan saset dari PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood), secara resmi menjadi sponsor tim BK8 Gresini Racing di MotoGP.
Kabar mengenai kepindahan Fabio Quartararo mencuat setelah adanya laporan yang menyebutkan ia telah menyepakati kontrak berdurasi dua tahun bersama Honda.
Karakter Marco Bezzecchi yang ceria namun penuh determinasi sangat cocok dengan semangat yang diusung oleh tim Aprilia Racing.
CEO Honda Racing Corporation (HRC), Koji Watanabe, menegaskan bahwa musim 2026 bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan sebuah tonggak sejarah bagi pabrikan asal Jepang tersebut.
MARC Marquez memanfaatkan metode visualisasi lintasan saat tes pramusim MotoGP untuk memastikan pilihan paket aerodinamika Ducati tetap kompetitif sepanjang musim.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved