Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia mengungkapkan pengaturan strategi yang matang menjadi kunci kemenangannya di Sprint Race dan Moto GP Austria, akhir pekan lalu.
"Saya memiliki start yang bagus di depan, dan saya mencoba mengatur strategi saya sebaik mungkin. Saya sempat mencari tahu berapa banyak pembalap yang bisa bertahan pada kecepatan itu," ujar kata Bagnaia melalui keterangan resmi Ducati Corse, Senin.
Lebih lanjut, pembalap yang akrab disapa Pecco itu mengatakan dominasinya di sirkuit Red Bull Ring juga tidak lepas dari beberapa pembaruan teknis yang disematkan tim dari beberapa evaluasi yang telah dilakukan.
Baca juga: Bagnaia Tampil Sempurna di MotoGP Austria
"Kami berhasil melakukan pekerjaan luar biasa sepanjang akhir pekan. Para teknisi dan tim saya memberikan semua yang saya minta, dan inilah hasilnya," lanjut pembalap asal Italia itu.
Akhir pekan yang sempurna di Austria akan menjadi amunisi kepercayaan diri yang besar baginya untuk menghadapi putaran kedua MotoGP musim ini.
Baca juga: Zarco belum Punya Tim untuk Musim 2024
"Yang pasti, paruh kedua musim sekarang akan sangat sulit. Namun kami akan berusaha untuk tenang dan menikmati setiap momen seperti yang kami lakukan akhir pekan ini. Jika kita dapat terus seperti ini, kita dapat memperoleh hasil yang baik lagi," tandasnya. (Ant/Z-11)
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Toprak Razgatlioglu, bintang balap asal Turki yang baru saja menyandang gelar Juara Dunia WSBK 2025, resmi memperkenalkan diri sebagai penggawa anyar tim Prima Pramac Yamaha.
Franco Morbidelli mencatat bahwa meskipun musim lalu memberikan banyak pelajaran positif, terutama di paruh pertama, masih ada celah besar yang harus ditutupi oleh tim teknis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved