Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Anti-Doping Tiongkok (CHINADA) menyerukan lebih banyak tes doping pada atlet Amerika Serikat, menyusul kedua negara yang kini memimpin klasemen medali sementara Olimpiade Paris 2024 yang saling menaruh kecurigaan satu sama lain.
Seperti dilansir dari Antara, pihak berwenang kedua negara saling serang sejak investigasi media pada bulan April menemukan 23 perenang Tiongkok dinyatakan positif menggunakan zat terlarang sebelum Olimpiade Tokyo 2020, tetapi masih diizinkan untuk bertanding.
Mereka tidak dihukum karena Badan Anti-Doping Dunia (WADA) menerima argumen otoritas Tiongkok bahwa hasil positif tersebut disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi.
Baca juga : Atlet Tiongkok Zheng Haohao, Peserta Paling Muda di Olimpiade 2024
Pengungkapan tersebut menimbulkan kritik luas terhadap WADA, khususnya dari Amerika Serikat, yang membuat Tiongkok marah dan menuduh badan pengatur global tersebut menutup-nutupi.
CHINADA pun merespons dalam sebuah pernyataan bahwa ada alasan untuk mencurigai adanya masalah doping sistemik untuk track and field Amerika Serikat.
CHINADA mengutip kasus pelari Amerika Erriyon Knighton, yang dites positif menggunakan zat terlarang pada bulan Maret tetapi diizinkan untuk bertanding di Paris setelah seorang arbiter independen memutuskan bahwa hasil tersebut kemungkinan berasal dari daging yang terkontaminasi.
Baca juga : Kasus Doping Pertama Ditemukan di Olimpiade Paris 2024
CHINADA bertanya mengapa Badan Anti-Doping AS (USADA) tampaknya tidak menemukan lebih banyak hasil tes positif untuk zat tersebut, yang merupakan steroid yang banyak digunakan pada ternak, di antara atlet Amerika atau memperingatkan mereka tentang risiko kontaminasi.
Sementara itu, AS berada di puncak klasemen medali Olimpiade dengan 27 medali emas, tepat di atas Tiongkok dengan 25 medali.
Tiongkok memasukkan 11 perenang yang terlibat dalam skandal doping dalam tim Olimpiade Paris mereka. Perenang Tiongkok meraih 12 medali dengan rincian dua emas, tiga perak, dan tujuh perunggu. CHINADA mengatakan pada bulan Juni bahwa mereka tidak akan pernah menyetujui permintaan AS untuk merilis rincian penyelidikan mereka terhadap 23 perenang tersebut. (Z-6)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan KONI bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di sektor olahraga.
TNI akan terus mendukung prajurit yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui jalur olahraga.
Dengan adanya dana pensiun, para pejuang olahraga diharapkan memiliki jaminan finansial yang lebih stabil saat memasuki masa purnatugas.
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus bagi atlet berprestasi SEA Games ke-33 Thailand. Ia berpesan dana tersebut dijadikan tabungan, bukan sekadar upah.
Keberangkatan tim pada Selasa (6/1) itu mengusung misi krusial, yakni mengamankan tiket menuju Asian Games 2026 Nagoya, Jepang.
Laga pamungkas akan digelar Thailand National Sports University, Nong Mai Daeng, Chonburi, Thailand, Jumat petang (19/12) waktu setempat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved