Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Red Bull Max Verstappen dan pembalap McLaren Oscar Piastri masing-masing finis sebagai yang tercepat pada sesi latihan bebas (FP) pertama dan kedua GP Jepang, yang bergulir di Sirkuit Internasional Suzuka, Jumat.
Pada sesi latihan bebas pertama, Verstappen dengan catatan waktu lap terbaik 1 menit 30,056 detik memimpin di depan rekan satu timnya Sergio Perez dan pembalap Ferrari Carlos Sainz.
Perez dan Sainz masing-masing terpaut 0,181 detik dan 0,213 detik dari sang pemimpin sesi pertama.
Baca juga : Formula 1 Perpanjang Kontrak GP Jepang Hingga 2029
Sesi FP1 GP Jepang turut diwarnai dengan drama, ketika pembalap Williams Logan Sargeant menabrak pembatas sirkuit dan membuat bendera merah dikibarkan sehingga sesi dihentikan sementara. Meski tabrakan cukup kencang, Sargeant dilaporkan tidak mengalami luka atau cedera.
AFP/Philip FONG--Pembalap McLaren Oscar Piastri
Sementara itu, daftar 10 besar pada FP1 turut diisi oleh George Russell dan Lewis Hamilton (Mercedes), Charles Leclerc (Ferrari), Fernando Alonso (Aston Martin), Piastri (McLaren), Yuki Tsunoda (RB), dan Lando Norris (McLaren).
Baca juga : Verstappen Berpeluang Besar Raih Gelar Juara Dunia Ketiga di GP Qatar
Berlanjut ke FP2, Sargeant, yang sebelumnya mengalami kecelakaan tidak mengikuti sesi ini karena kerusakan berat pada mobil yang ia kendarai.
Tim Williams mengonfirmasi perbaikan tengah dilakukan dengan cepat demi mengejar sesi FP3 dan kualifikasi pada Sabtu (6/4).
Tidak berhenti sampai di situ, sesi FP2 turut diwarnai dengan hujan ringan yang membuat trek menjadi basah dan semakin menantang bagi para pembalap.
Baca juga : Max Verstappen Juarai GP Jepang
Piastri mampu mengatasi tantangan tersebut dan finis di posisi pertama pada FP2 dengan catatan waktu lap terbaik 1 menit 34,725 detik. Ia berada di depan dua pembalap Ferrari musim depan, yaitu Hamilton dan Leclerc, yang masing-masing memiliki margin 0,501 detik dan 4,035 detik.
Sementara posisi lima besar dilengkapi duo pembalap RB Tsunoda dan Daniel Ricciardo.
Juara dunia Verstappen tidak tampil selama sesi FP2, begitu pula Perez. Selain itu, duo Aston Martin Alonso dan Lance Stroll, Pierre Gasly (Alpine) dan Russell juga tidak mengikuti sesi latihan kedua.
Sementara itu, latihan bebas ketiga diadakan pada Sabtu (6/4) pukul 09.30 WIB, diikuti dengan sesi kualifikasi pada pukul 13.00 WIB. Lalu, balapan utama akan bergulir pada Minggu (7/3) pukul 12.00 WIB. (Ant/Z-1)
Red Bull Ford Powertrains langsung dinilai sebagai paket mesin terkuat jelang era regulasi 2026 setelah data uji coba pramusim di Bahrain menunjukkan keunggulan performa.
Peluncuran identitas visual tim dilakukan secara tidak biasa, yakni melalui tayangan iklan pada ajang Super Bowl, menandai keseriusan Cadillac memasuki panggung balap Formula 1.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Pembalap Red Bull Isack Hadjar kehilangan kendali di tikungan terakhir yang sangat cepat. Mobilnya melintir dan menghantam pembatas jalan dengan bagian belakang terlebih dahulu.
Seorang juru bicara Williams menyebut bahwa absen di tes pramusim Formula 1 tersebut adalah "hasil rekayasa teknik yang lebih baik" di tengah situasi yang ada.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
Max Verstappen menekankan bagaimana peran Christian Horner yang selalu pasang badan untuknya di masa-masa sulit.
Menurut pembalap asal Belanda ini, kebijakan McLaren yang memberikan perlakuan setara kepada Norris dan Piastri justru menjadi bumerang bagi tim asal Inggris tersebut.
Sebelumnya, Verstappen sempat dikabarkan akan kembali memakai nomor 33 yang identik dengannya sebelum meraih gelar juara dunia pada 2021.
Pembalap Red Bull Max Verstappen mengaku bangga dengan perjuangan yang telah ia dan timnya lakukan, meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
Max Verstappen menutup musim F1 2025 dengan kemenangan dominan di GP Abu Dhabi. Namun gagal merebut gelar hanya dua poin dari Lando Norris.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved