Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
TUNGGAL putra bulu tangkis Indonesia Jonatan Christie berjanji untuk bangkit setelah terhenti di putaran pertama Prancis Terbuka 2024 di Arena Porte De La Chapelle, Paris, Prancis, Selasa (5/3) malam WIB.
Jonatan harus mengakui keunggulan wakil Taiwan Wang Tzu Wei melalui rubber game 21-12, 21-23, dan 17-21 di babak 32 besar Prancis Terbuka 2024.
Tim bulu tangkis Indonesia langsung menjalani latihan ketika tiba di Prancis, Kamis (29/2), mengembalikan otot-otot yang kaku serta menghindari jetlag akibat perjalanan panjang yang telah mereka lalui dari Jakarta ke Paris.
Baca juga : Anthony Sinisuka Ginting Mengaku Sukses Kalahkan Weng Hong Yang karena Tampil Pantang Menyerah
Jonatan memfokuskan pada pengembalian keadaan fisik terlebih dahulu, melakukan adaptasi untuk fokus dengan harapan dapat tampil prima.
Sayangnya, hasil yang didapat tidak sesuai yang diinginkan, ia harus tersingkir pada laga pembukanya.
"Hasil yang bukan saya harapkan. Persiapan selama satu bulan yang sangat baik tapi hasilnya malah berlawanan," kata Jonatan dalam keterangan resmi PP PBSI, Rabu (6/3).
Baca juga : Anthony Sinisuka Ginting Fokus di Dua Turnamen Mendatang Demi Tiket ke Olimpiade Paris 2024
"Tidak mudah karena harusnya awal ini bisa menjadi momentum menuju Olimpiade. Tapi saya pasti mau bangkit, itu saja yang bisa saya katakan sekarang," lanjutnya.
Jonatan bermain baik di gim pertama, performa tersebut ia pertahankan hingga awal gim meski harus kehilangan gim tersebut.
Namun, peringkat sembilan BWF itu banyak melakukan kesalahan sendiri pada gim ketiga, sehingga kesulitan untuk mengejar angka.
Baca juga : Jonatan Christie Mengaku Fokus Kembangkan Diri Ketimbang Dengarkan Kritik di Medsos
"Di gim pertama cukup bagus, gim kedua awal-awal juga masih ok. Di gim ketiga memang sangat berpengaruh saat saya membuang 3-4 poin beruntun, melakukan kesalahan sendiri," ujar Jonatan.
"Reaksi saya terlambat jadi sudah terlalu jauh poinnya untuk dikejar," imbuhnya.
Sementara itu, tunggal putra Indonesia lainnya Anthony Sinisuka Ginting berhasil melaju ke babak 16 besar usai mengalahkan wakil China Weng Hong Yang 7-21, 21-18, dan 21-15.
Selanjutnya, Ginting akan bertemu wakil Singapura Loh Kean Yew yang mengalahkan wakil tuan rumah Toma Junior Popov dengan 21-14 dan 23-21. (Ant/Z-1)
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Amri/Nita tampil solid sejak awal laga untuk menyudahi perlawanan Wassink/Jille melalui permainan dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-13 dan 21-12.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Meski belum berhasil melaju jauh, Ubed mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga setelah kembali berhadapan dengan pemain-pemain unggulan di level elite.
Tunggal putra bulu tangkis Indonesia Alwi Farhan takluk dari wakil Jepang, Yushi Tanaka di final Swiss Terbuka
Anthony Sinisuka Ginting menilai bahwa persaingan di sektor tunggal putra Swiss Terbuka tahun ini sangat sengit.
Menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok, Li Shi Feng, pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu harus mengakui keunggulan lawan melalui pertarungan sengit tiga gim.
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan memastikan langkah ke babak 16 besar All England 2026 setelah meraih kemenangan dramatis atas wakil India Ayush Shetty pada babak 32 besar.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved