Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
JANNIK Sinner, Rabu (31/1), mengatakan menjadi juara Australia Terbuka tidak mengunbah dirinya meski dirinya kini berambisi menjadi petenis nomor satu dunia.
"Saya adalah orang yang sama seperti saat belum menjadi juara Australia Terbuka," ujar Sinner saat kembali ke Roma.
"Merasakan sambutan hangat dari banyak orang membuat saya senang namun saya tetaplah 'ragazzo' (bocah) yang sama seperti sebelumnya," lanjut petenis Italia pertama yang menjadi juara Australia Terbuka dalam konferensi pers di markas besar Federasi Tenis Italia.
Baca juga : Sinner Ungkap Kunci Keberhasilan Raih Gelar Grand Slam Perdana
Kemenangan dramatis atas Daniil Medvedev di laga final Australia Terbuka dengan Sinner bangkit dari ketertinggalan dua set untuk menang dalam pertarungan lima set memicu gelombang Sinnermania di Italia namun petenis berusia 22 tahun itu menegaskan dirinya tetaplah tidak berubah.
"Saya berusaha tidak berlebihan menanggapi popularitas ini," kata Sinner.
"Saya senang berbagi semua emosi ini namun ini hanyalah satu turnamen dan bisa saja hasil saya di turnamen berikutnya tidak sebagus ini," imbuh petenis putra yang mengakhiri puasa Grand Slam selama 48 tahun bagi Italia.
Baca juga : Jannik Sinner Menangkan Grand Slam Pertama di Australia Terbuka
Sinner menjadi petenis putra Italia pertama yang meraih gelar Grand Slam sejak Adriano Panatta, satu-satunya petenis yang bisa mengalahkan Bjorn Borg di Roland Garros, menjuarai Prancis Terbuka 1976 dengan mengalahkan Harold Solomon.
Sejak tiba di Roma dari Melbourne, Selasa (30/1), Sinner telah bertemu Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni,. Dia juga dijadwalkan diterima oleh Presiden Italia Sergio Mattarella, Kamis (1/2), bersama tim Italia yang menjadi juara Piala Davis 2023. (AFP/Z-1)
Baca juga : Drama Lima Set Bawa Medvedev ke Final Australia Terbuka
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Nick Kyrgios sebelumnya sempat ditawari untuk menerima wildcard nomor tunggal.
Williams selanjutnya akan bertolak ke Melbourne untuk tampil di Australia Terbuka dengan status wildcard.
Aryna Sabalenka kembali menjadi unggulan utama untuk merebut gelar Australia Terbuka 2026, dengan ancaman Iga Swiatek.
BINTANG tenis asal Polandia, Iga Swiatek, menegaskan kondisinya tetap stabil meski harus menelan kekalahan beruntun menjelang turnamen Grand Slam Australia Terbuka 2026.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final Hobart International.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved