Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Elena Rybakina menuju Australia Terbuka dengan penuh percaya diri setelah mengalahkan peringkat dua dunia Aryna Sabalenka di final Brisbane International, Minggu (7/1).
Petenis Kazakhstan kelahiran Rusia itu memenangi delapan gim pertama berturut-turut dalam perjalanannya meraih kemenangan 6-0, 6-3 hanya dalam waktu 73 menit atas juara Australian Open itu dalam ulangan final Melbourne Park 2023.
Kemenangan itu merupakan gelar WTA keenam bagi petenis peringkat empat dunia itu dan diraih sepekan sebelum Grand Slam pertama tahun ini. "Tentunya ini memberi saya kepercayaan diri," kata Rybakina mengenai prospeknya di Australian Open, seperti disiarkan AFP.
Baca juga : Kalahkan Zheng Qinwen, Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar Australia Terbuka
"Tetapi pekan ini hanyalah permulaan bagi semua pemain. Saya merasa mungkin belum semua orang berada dalam performa terbaiknya."
"Saya bermain bagus sekarang, jadi mudah-mudahan, seperti yang saya katakan, saya terus melanjutkannya."
Juara Wimbledon 2022 itu tampil luar biasa sepanjang pekan, hanya menghabiskan tiga jam 40 menit di lapangan dalam empat pertandingannya.
Baca juga : Zheng Qinwen Samai Li Na Capai Final Australia Terbuka, Tantang Aryna Sabalenka
Laga final diperkirakan akan menjadi tantangan yang berbeda. Kedua petenis telah bertemu tujuh kali sebelumnya dan lima pertandingan di antaranya berlangsung dalam tiga set yang sulit, termasuk final Australian Open tahun lalu.
Rybakina segera mewujudkan ekspektasi tersebut dengan awal yang cemerlang, melaju melalui set pertama dalam waktu 24 menit, hanya kehilangan tiga poin pada servisnya.
Ia mengungguli petenis Belarusia itu dalam segala aspek, melakukan servis dengan indah dan melakukan pukulan groundstroke dengan kekuatan penuh.
Baca juga : Balaskan Dendam Kekalahan di AS Terbuka, Sabalenka Capai Final Australia Terbuka
Rybakina mengaku terkejut dengan performanya setelah sempat sakit menjelang turnamen dan tidak bisa berlatih sebelum turnamen karena hujan.
"Juga beberapa hari pertama di sini sangat sulit karena jet lag dan sebagainya," ujar Rybakina.
"Saya senang dengan cara saya memulai turnamen karena saya tidak merasa dalam kondisi terbaik secara fisik setelah sakit dan sebagainya."
Baca juga : Elena Rybakina Kandas di Tangan Petenis Non Unggulan
Sabalenka juga tampil impresif hingga ke final, namun ia tampil kurang baik dan melakukan sejumlah unforced error. Dia akhirnya mematahkan servis Rybakina pada kedudukan 0-2 di set kedua, tetapi kehilangan servis berikutnya.
Dalam wawancara lapangan usai pertandingan Sabalenka sambil tertawa menyalahkan timnya sendiri atas kekalahan tersebut. "Selamat kepada tim saya. 6-0, 6-3. Itu semua salahmu kawan," ujar Sabalenka.
"Tentu saja kami seharusnya menyelesaikan pekan ini dengan cara yang berbeda, namun saya pikir kami menunjukkan permainan yang hebat."
"Mudah-mudahan kami bisa tampil lebih baik di Australia Terbuka," imbuhnya. (Ant/Z-4)
Kepastian ini muncul setelah nama Serena Williams tercatat dalam daftar pemulihan (reinstatements) International Tennis Integrity Agency (ITIA) pada Senin (9/2) waktu setempat.
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Alex Eala dipaksa bermain rubber set oleh Aliaksandra Sasnovich melalui drama comeback yang emosional sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan skor tipis 2-6, 6-4, dan 7-6(5).
KABAR kembalinya sang ratu tenis dunia, Serena Williams, ke sirkuit profesional kembali memanas. Pemilik 23 gelar Grand Slam tersebut menolak untuk menutup peluang dirinya kembali.
Aryna Sabalenka, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari turnamen yang akan berlangsung di Doha pekan depan tersebut dengan alasan penyesuaian jadwal kompetisi.
Update peringkat tenis dunia (WTA) pasca Australian Open 2026. Elena Rybakina naik ke peringkat 3, Aryna Sabalenka kokoh di puncak.
Petenis Kazakhstan, Elena Rybakina, akhirnya merengkuh takhta Australia Terbuka 2026 setelah menumbangkan peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka.
ELENA Rybakina memastikan tempat di final Australia Terbuka 2026 dan akan menghadapi Aryna Sabalenka setelah menyingkirkan Jessica Pegula 6-3, 7-6 (9/7).
ARYNA Sabalenka lahir di Minsk, Belarus pada 5 Mei 1998. Selama kariernya, ia telah memenangkan dua belas gelar tunggal WTA, termasuk satu Grand Slam di Australian Open 2023.
BUKAN hal baru bagi Aryna Sabalenka, memastikan satu tiket di final Australian Open keempat secara berturut-turut. Setelah mengalahkan Elina Svitolina. Sabalenka sempat protes ke wasit
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved