Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMENANG tujuh gelar Grand Slam, Venus Williams, mundur dari turnamen WTA minggu depan di Cleveland akibat cedera lutut.
Mantan pemain nomor satu dunia asal Amerika itu mengatakan melewatkan persiapan terakhirnya sebelum US Open, adalah langkah yang diperlukan agar dia dapat tampil maksimal saat Grand Slam terakhir tahun ini dimulai di New York pada 28 Agustus.
"Sayangnya, lututku tidak berperilaku dengan baik," kata Williams. "Lututku tidak mendukung saya berada di lapangan saat ini. Ini sungguh memalukan."
Baca juga: Djokovic Menangkan Duel Melawan Zverev, Berhadapan dengan Alcaraz di Final Cincinnati Masters
Petenis berusia 43 tahun itu mengindikasikan keinginan untuk bermain di Cleveland tahun depan. Keinginan itu pertanda dia berencana untuk berkompetisi lagi dalam kampanye WTA 2024.
"Aku akan bekerja pada diriku sendiri, mencoba untuk merapatkan diriku, sehingga aku bisa bermain di Kejuaraan Terbuka dan juga, semoga, datang dan bermain (di Cleveland) tahun depan," katanya.
Baca juga: Kalahkan Muchova, Gauff Raih Gelar Terbesar di Cincinnati Masters
Williams mendapat tempat wildcard di lapangan Cleveland serta di Kejuaraan Terbuka Amerika Serikat, di mana dia akan membuat penampilan ke-17 di babak utama.
Williams meraih kemenangan pertamanya atas lawan peringkat 20 besar dalam empat tahun ketika dia mengalahkan Veronika Kudermetova di Cincinnati Masters. Di mana unggul satu set dan break sebelum tersingkir di babak kedua.
Mirra Andreeva, 16, seharusnya bermain melawan Williams dalam pertandingan pembukaannya di Cleveland. Sekarang dia akan menghadapi Tamara Korpatsch, pemain beruntung asal Jerman.
"Aku sangat menyesal karena tidak bisa datang ke Cleveland," kata Williams. "Aku sangat menantikan ini."
Williams, yang saat ini berada di peringkat 407 dunia, memenangkan gelar US Open tahun 2000 dan 2001, serta meraih lima gelar tunggal putri Wimbledon, yang terbaru pada 2008. (AFP/Z-3)
Aryna Sabalenka menunjukkan konsistensi yang luar biasa, tampil di sembilan final, juga yang terbanyak di tur, termasuk menjadi runner-up di dua Grand Slam.
Janice diharapkan apat melampaui torehan legenda tenis Indonesia, Yayuk Basuki.
Kesuksesan tersebut juga menjadikan Janice Tjen petenis Indonesia dengan peringkat tertinggi kedua dalam sejarah setelah mantan petenis peringkat 19 Yayuk Basuki.
Setelah liburan, Aldila Sutjiadi akan kembali ke lapangan untuk persiapan menghadapi SEA Games 2025 Thailand, dan melakukan latihan untuk tur WTA musim 2026.
Petenis Indonesia Janice Tjen sukses meraih gelar juara ganda WTA 250 Guangzhou Open 2025 bersama Katarzyna Piter asal Polandia.
Janice Tjen menjadi juara di Jinan Terbuka sehingga peringkat WTA-nya melesat 18 strip ke posisi 80 dunia.
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Fokus studi Casper Ruud tertuju pada nama-nama seperti petenis 19 tahun asal Brasil, Joao Fonseca, dan talenta Rep Ceko, Jakub Mensik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved