Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
NOVAK Djokovic kemungkinan akan melewatkan banyak turnamen di Amerika Serikat karena menolak divaksinasi covid-19.
Mantan petenis nomor satu dunia itu akan melewatkan ajang bergengsi Indian Wells dan Miami Open ATP 1000 setelah otoritas AS memperpanjang persyaratan vaksinasi covid-19 bagi pengunjung internasional.
"Saya melihat kemungkinan itu, tapi saya kira itu belum resmi, jadi kalau sudah resmi kita bisa membicarakannya," kata Djokovic, seperti diwartakan AFP, Kamis (5/1).
Ketika ditanya soal kebijakan Administrasi Keamanan Transportasi AS (TSA) terkait syarat vaksinasi, Djokovic tetap tidak ingin membahas hal itu.
"Maksud saya, jika itu resmi -- apa yang bisa saya lakukan? Tidak ada. Anda tahu posisi saya, jadi begitulah," ujar pengoleksi 21 titel grand slam asal Serbia itu.
"Saya berharap (bermain), tetapi jika saya tidak bisa pergi, ya saya tidak bisa pergi," lanjut petenis berusia 35 tahun itu.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Babak Perempat Final Adelaide International
TSA telah memperpanjang larangan non-warga negara yang tidak divaksinasi memasuki AS hingga April, dengan Indian Wells berlangsung dari 6-19 Maret dan Miami Terbuka dari 19 Maret-2 April.
Djokovic tidak dapat memasuki Amerika Serikat untuk bermain di AS Terbuka tahun lalu karena status vaksinasinya, setelah dideportasi dari Australia pada Januari menjelang Australia Terbuka karena alasan yang sama.
Awalnya, Djokovic dilarang memasuki Australia selama tiga tahun setelah kalah dalam pertarungan hukum yang berisiko tinggi. Namun, persyaratan bagi pengunjung untuk menunjukkan bukti vaksinasi telah dicabut, dan larangan tersebut dibatalkan.
Petenis Serbia itu merosot ke peringkat lima dunia, dan berpotensi kehilangan hingga 2.000 poin jika dia tidak bermain di Indian Wells dan Miami. (Ant/OL-16)
Kepastian ini muncul setelah nama Serena Williams tercatat dalam daftar pemulihan (reinstatements) International Tennis Integrity Agency (ITIA) pada Senin (9/2) waktu setempat.
Janice Tjen berhasil menundukkan petenis asal Brasil, Beatriz Haddad Maia, dengan skor telak 6-0 dan 6-1 di putaran pertama Qatar TotalEnergies Open.
JANICE Tjen harus mengubah persiapan jelang laga pembuka WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 setelah lawannya berganti menjadi Beatriz Haddad Maia.
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Djokovic terakhir kali manjurai Grand Slam dalam US Open 2023
Bagi Djokovic, kekalahan ini menjadi momen pahit karena untuk pertama kalinya ia takluk di final Melbourne setelah 10 kali selalu menang.
Rod Laver Arena akan menjadi ruang sidang sejarah pada Minggu (1/2). Novak Djokovic dan Carlos Alcaraz tidak sekadar memperebutkan trofi Australia Terbuka
Petenis Italia Jannik Sinner mengakui kekalahannya dari Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka sebagai salah satu yang paling menyakitkan dalam kariernya.
Setelah kalah di set pertama dan kemudian tertinggal 1-2, Djokovic bangkit mengalahkan juara bertahan dua kali itu dengan skor 3-6, 6-3, 4-6, 6-4, 6-4.
PETENIS Novak Djokovic mengalahkan Jannik Sinner dalam pertandingan lima set, Jumat (30/1) dan mengamankan tiket ke final Australian Open 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved