Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky, memberikan apresiasi kepada seluruh pebulu tangkis Indonesia yang telah tampil maksimal di BWF World Tour Finals 2022. Kredit lebih pun diberikan Rionny untuk ganda campuran Indonesia Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.
Rionny menyebut Rinov/Pitha telah tampil luar biasa di turnamen BWF World Tour Finals 2022, yang bergulir pekan lalu. Terlepas dari Pitha yang memiliki masalah pada tulang ekornya, namun pasangan ganda campuran itu berhasil melaju hingga babak semifinal.
Meski belum berhasil merebut gelar juara dan harus puas hingga babak semifinal, namun capaian tersebut merupakan capaian yang sangat gemilang. Pasalnya, Rinov/Pitha sukses menjadi ganda campuran Indonesia pertama yang mampu menembus empat besar di BWF World Tour Finals.
"Secara keseluruhan kalau dilihat perjuangan anak-anak (di World Tour Finals) sudah maksimal ya, sudah bagus. Apalagi melihat yang baru bermain di sini seperti Gregoria dan Rinov/Pitha. Semua semangatnya luar biasa, tidak mudah menyerah dan kemauan untuk menangnya besar," kata Rionny dalam keterangan resmi PBSI, Senin (12/12).
Sejak sepeninggalan dua pasang ganda campuran yakni Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dari pelatnas Cipayung, sektor ganda campuran bulu tangkis Indonesia memang terlihat mengalami penurunan performa.
Baca juga: Tutup Musim Nirgelar, The Daddies akan kembali Musim Depan
Ditengah kritik penurunan performa tersebut, perlahan namun pasti Rinov/Pitha yang saat ini menjadi tumpuan ganda campuran pelatnas Cipayung, mulai menunjukkan tajinya.
Meski belum berhasil mempersembahkan gelar juara pada musim ini, namun pasangan peringkat 13 dunia itu tercatat telah berdiri di podium runner-up pada kejuaraan Malaysia Masters pada Juli lalu.
"Pitha itu skill depannya bagus hanya tinggal tambah power lagi. Rinov sudah cukup matang, dari skill, power, mengatur bola pintar tapi masih kurang sabar," terang Rionny terkait kekurangan yang perlu ditingkatkan Rinov/Pitha.
Sementara itu, Rinov/Pitha mengaku telah mendapat banyak pelajaran berharga selama musim 2022, khususnya di gelaran BWF World Tour Finals. Hal tersebut pun menjadi motivasi bagi ganda campuran itu untuk terus berkembang di tahun 2023.
"Kami mendapat banyak sekali pelajaran dan pengalaman di tahun ini. Ya walau tidak ada gelar juara tapi tahun ini, kami mendapat pengalaman pertama kali masuk final Super 500 (Malaysia Masters) dan merasakan babak semifinal di turnamen ini," kata Rinov.
Lebih lanjut, Rinov mengatakan dirinya bersama Pitha kini sudah menunjukkan peningkatan yang cukup baik. Rinov merasa kekompakan dan komunikasinya dengan Pitha terus mengalami peningkatan.
"Kami juga merasa kekompakan dan komunikasi saya sama Pitha semakin hari semakin baik. Pengalaman sepanjang 2022 tentu menjadikan motivasi untuk kami agara lebih baik ke depannya," tukas Rinov. (PBSI/OL-4)
Di babak kualifikasi Indonesia Masters 2026, Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan tunggal Tailand Kantaphon Wangcharoen 21-12 dan 21-7.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Pada babak 32 besar, Fajar/Fikri mengandaskan perlawanan ganda Taiwan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh lewat dua gim langsung 21-16, 21-10.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Anthony Sinisuka Ginting memastikan langkah ke babak utama Indonesia Masters 2026 usai menaklukkan wakil Thailand, Kantaphon Wangcharoen, dua gim langsung.
Bagi para penggemar yang ingin menyaksikan perjuangan awal para atlet di Indonesia Masters 2026, tiket dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Keputusan ini diambilPBSI lantaran performa kedua pasangan ganda putri tersebut dinilai stagnan dan tidak memenuhi target yang ditetapkan oleh tim pelatih.
Selama durasi 25 detik tersebut, pemain diperbolehkan melakukan aktivitas mandiri seperti mengelap keringat, minum, hingga mengikat tali sepatu tanpa perlu meminta izin wasit.
Laga ini menjadi momen penting bagi Raymond/Joaquin yang menjalani debut mereka di turnamen level Super 1000.
Sejumlah bidang menyampaikan paparan laporan, antara lain Bidang Pembinaan Prestasi, Turnamen, Prestasi Daerah, Teknologi Informasi dan Riset Pengembangan.
Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Selasa, Jafar/Felisha kalah dua gim langsung 12-21, 17-21 dalam waktu 39 menit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved