Rabu 12 Oktober 2022, 17:25 WIB

Petenis Rusia dan Belarusia Diizinkan Tampil di Australia Terbuka 2023

mediaindonesia.com | Olahraga
Petenis Rusia dan Belarusia Diizinkan Tampil di Australia Terbuka 2023

Wikipedia
Logo Australia Terbuka

 

PANITIA penyelenggara Australia Terbuka mengizinkan para petenis dari Rusia dan Belarusia ikut berkompetisi dalam turnamen grand slam awal tahun depan, namun dengan syarat hadir sebagai peserta negara netral.
 
Sebelumnya, otoritas tenis melarang pemain kedua negara tersebut untuk ikut berlaga sebagai tim internasional sehubungan dengan konflik
Rusia-Ukraina yang pecah pada awal tahun ini.
 
"Pada titik ini petenis Rusia dan Belarusia bisa memenuhi syarat untuk bermain di Australian Open. Satu-satunya perbedaan dari acara tahun
lalu adalah mereka tidak dapat mewakili Rusia dan tidak bisa diwakili dengan bendera negara mereka," kata Direktur Turnamen Australia Terbuka Craig Tiley seperti dikutip Reuters, Rabu (12/10).
 
Meski tak bisa meramaikan tim internasional, petenis Rusia dan Belarusia masih dibolehkan untuk bersaing pada agenda turnamen reguler.
Prancis Terbuka dan AS Terbuka pun masih mengizinkan peserta dari kedua negara untuk menjadi peserta netral.
 
Larangan keras baru diberlakukan bagi Rusia dan Belarusia di ajang grand slam lapangan rumput Wimbledon, yang tak mengizinkan mereka ikut bermain.


Baca juga: Swiatek Dipastikan Absen Bela Polandia di Final Piala Billie Jean King

 
"Mereka tidak dapat berpartisipasi dalam aktivitas apa pun seperti lagu kebangsaan Rusia dan mereka harus bermain sebagai pemain independen dengan nama netral. Tetapi mereka akan disambut di Australian Open pada Januari," kata Tiley menerangkan.
 
Panitia juga memberi perhatian pada Novak Djokovic yang sempat bermasalah akibat vaksinasi covid. Pada edisi Australia Terbuka mendatang, Tiley mempersilahkan Djokovic untuk hadir asalkan bisa memperoleh visa.
 
Sebelumnya, pemilik 21 gelar grand slam itu dideportasi dari Australia karena tidak divaksinasi dan dilarang masuk kembali hingga 2025, meski pemerintah Australia bisa mengesampingkan larangan itu atas kebijakan khusus.
 
Tiley mengatakan pihaknya tidak memiliki kontak dengan pemerintah tentang Djokovic, dan bahwa penyelenggara Australia Terbuka tidak dapat melobi atas nama petenis Serbia itu.
 
"Ini bukan masalah yang bisa kami lobi. Ini masalah yang pasti ada di antara mereka berdua dan kemudian tergantung pada hasilnya, kami akan menyambutnya di Australian Open," ungkapnya. (Ant/OL-16)

Baca Juga

AFP/Ben Stansall

Audi Bersiap Rambah Formula 1 Lewat Sauber

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 02 Februari 2023, 06:00 WIB
Grup Sauber, sebelumnya, Senin (30/1), mengatakan mereka dengan senang hati mengumumkan bahwa Audi mengakuisisi saham minoritas di...
Twitter @INABadminton

Rehan/Lisa Sempat Alami Kendala Teknis di Putaran Pertama Thailand Masters

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 02 Februari 2023, 03:48 WIB
"Alhamdulillah, hari ini, kita bisa menang dua gim langsung. Strategi kita harus sabar ya, karena bolanya berat banget dan kalah angin...
ANTARA

Rans PIK kian Benamkan Satya Wacana di Dasar Klasemen IBL

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 22:46 WIB
Akeem Scott mencetak 14 poin bagi RANS, Duom Dawam dan Althof Dwi Satrio masing-masing mengemas 11 angka, dan Valentino Wuwungan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya