Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSATUAN Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) pada Jumat (7/10) mengukuhkan tim junior yang akan berlaga di Kejuaraan Dunia Junior 2022 di Spanyol pada 17-30 Oktober.
Pengukuhan berlangsung di markas pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta dan dipimpin langsung Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna.
Indonesia di Kejuaraan Dunia berkekuatan 10 pemain putra dan 10 pemain putri di nomor beregu dan 28 pemain di nomor perorangan. Agung berharap mereka menunjukkan tekad dan kemampuan yang kuat untuk mencapai prestasi maksimal.
"Dengan ini saya melepas tim junior Indonesia ke Kejuaraan Dunia Junior 2022. Semoga pemain calon-calon masa depan ini mampu memberikan prestasi yang maksimal. Bertandinglah untuk menang," ucap Agung.
Sementara itu, manajer tim Eddy Prayitno mengungkapkan skuadnya dalam kondisi prima dan sudah siap bertanding. Lolos dari penyisihan grup menjadi target awal sebelum membidik target yang lebih tinggi, yaitu mempertahankan gelar Piala Suhandinata yang direbut Garuda Muda pada 2019.
"Tim ini kemarin sudah menjalani pertandingan di Yogya selama dua minggu dan hasilnya cukup meyakinkan. Analisa kami semua sudah siap bertanding dan siap juara," ujar Eddy.
"Untuk target, pertama yang pasti kami harus lolos grup dahulu. Setelah itu baru ke target yang lebih tinggi. Mempertahankan gelar," sambung Eddy.
Di nomor beregu, Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Swedia, dan Latvia. Tim akan bertolak ke Spanyol hari Kamis (14/10) mendatang.
Berikut daftar pemain yang akan terbang ke Spanyol:
Putra:
1. Alwi Farhan
2. Bodhi Ratana Teja Gotama
3. Muhammad Reza Al Fajri
4. Prahdiska Bagas Shujiwo
5. Raymond Indra
6. Daniel Edgar Marvino
7. Rayhan Nur Fadillah
8. Muh. Putra Erwiansyah
9. Rafli Ramanda
10. Zaidan Arrafi Nabawi
Putri:
1. Ester Nurumi Tri Wardoyo
2. Tasya Farahnailah
3. Mutiara Ayu Puspitasari
4. Deswanti Hujansih Nurtertiati
5. Rachel Allessya Rose
6. Meilysa Trias Puspitasari
7. Anisanaya Kamila
8. Az Zahra Ditya Ramadhani
9. Az-Zahra Putri Dania
10. Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.
(PBSI/R-3)
PBSI resmi menetapkan aturan baru melalui PO Nomor 012 tentang mekanisme magang, promosi, dan degradasi atlet Pelatnas. Simak syarat prestasi dan kriteria evaluasinya di sini.
Catatan terbaik Indonesia di All England dibukukan oleh pasangan ganda putra muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang mencapai babak semifinal.
OPTIMISME membumbung di kubu PBSI seiring dengan performa menjanjikan para pemain muda dalam turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026.
Putri mengakui masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki ketika menghadapi pemain elite dunia.
PBSI pastikan tim nasional bulu tangkis Indonesia tetap berangkat ke Swiss Terbuka 2026 via Istanbul guna hindari dampak konflik Iran. Simak jadwal keberangkatannya.
Tim bulu tangkis Indonesia memilih National Badminton Centre di Milton Keynes untuk aklimatisasi sebelum tampil di All England 2026 di Utilita Arena Birmingham, 3–8 Maret.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Amri/Nita tampil solid sejak awal laga untuk menyudahi perlawanan Wassink/Jille melalui permainan dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-13 dan 21-12.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved