Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
EVA Badminton Club bersama WanitaIndonesia.com menggelar Turnamen Badminton Anak-anak 2022 di GOR Pasar Minggu, Jakarta Selatan, 28 Agustus-1 September.
Turnamen dengan total hadiah Rp46 juta itu diikuti oleh 512 peserta dari 140 klub berasal dari Jabodetabek, Brebes, Klaten, Bali, hingga Papua. Dalam turnamen tersebut, peserta juga mendapatkan coaching clinic dari legenda bulu tangkis Indonesia, Alan Budikusuma dan Susi Susanti.
Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin mengapresiasi turnamen yang dapat menjadi ajang pencarian bibit pebulu tangkis nasional tersebut. Munjirin juga mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara serta atas kehadirian Alan dan Susi
“Bagaimana cara menjadi pebulutangkis yang baik dan benar memang harus sejak dini kita tanamkan. Dengan kehadiran beliau berdua ini akan memotivasi adik-adik sekalian. Saya yakin di antara yang duduk di sini bukan tidak mungkin nantinya ada yang akan menggantikan Alan Budikusuma dan Susi Susanti,” katanya saat membuka Turnamen.
Munjirin berharap turnamen bulu tangkis Anak-anak itu bisa digelar secara rutin dan tidak berhenti di tahun ini saja, agar perkembangan olahraga bulu tangkis, khususnya di wilayah Jakarta Selatan, bisa terukur dan berprestasi dengan baik.
Baca juga : Ahsan/Hendra Harus Puas sebagai Runner Up di Kejuaraan Dunia 2022
"Kegiatan ini sangat penting untuk menarik, menumbuhkan serta memfasilitasi kecintaan masyarakat luas khususnya bibit-bibit muda calon atlet bulutangkis profesional sebagai salah satu cabang olahraga kebanggan yang sudah banyak mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional," ujarnya.
Pada sesi coaching clinic, Alan dan Susi memberikan tips-tips bermain Bulutangkis dan mengajarkan kepada mereka kesiapan, semangat tidak gampang menyerah dan bersiap menerima hasil.
Turnamen Bulutangkis Anak-anak 2022 berawal dari inisiatif untuk menghadirkan turnamen khusus anak-anak yang bisa menghasilkan bibit unggul dalam bulutangkis Indonesia, yang selanjutnya bisa mengembalikan kejayaan bulutangkis Indonesia.
Turnamen mempertandingkan nomor tunggal putra dan putri masing-masing di kategori Pra Usia Dini, Usia Dini, Anak-anak, dan Pemula. (RO/OL-7)
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi Alwi Farhan.
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Psikolog Sani B. Hermawan menyarankan anak di bawah 16 tahun berkolaborasi di akun orangtua guna mematuhi PP Tunas dan menjaga keamanan digital.
Psikolog UI Prof. Rose Mini dan Alva Paramitha menyarankan orangtua kreatif berikan alternatif kegiatan nyata untuk kurangi ketergantungan gawai anak.
Penggunaan gawai justru memutus kebutuhan stimulasi tersebut karena sifatnya yang searah. Anak cenderung hanya menjadi peniru pasif tanpa memahami makna di balik kata-kata yang didengar.
Jika orangtua melarang anak bermain ponsel namun mereka sendiri sibuk dengan perangkatnya, hal itu akan mengirimkan pesan yang bertentangan bagi anak.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Perlindungan ruang digital memerlukan langkah komprehensif yang mencakup edukasi publik dan penguatan kapasitas pengguna dalam memahami risiko siber.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved