Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Red Bull Racing Sergio Perez berpeluang mendobrak persaingan papan atas Formula 1 yang sejauh ini diduduki rekan setimnya Max Verstappen dan Charles Leclerc (Ferrari).
Jelang seri balap GP Azerbaijan pada Minggu (12/6), Perez bertekad mengulangi catatan manisnya menang di Sirkuit Kota Baku pada musim lalu.
Di klasemen, Perez kini ada di peringkat tiga menempel Verstappen dan Leclerc dengan 110 poin berkat kemenangan di Monako dua pekan lalu. Dengan Leclerc, Perez hanya selisih enam poin adapun dengan Verstappen terpaut 15 angka.
"Saya merasa punya kesempatan bagus (dalam perburuan gelar 2022) tapi jelas musim masih sangat jauh sehingga apa pun bisa terjadi mulai sekarang," ucap Perez.
Kesuksesan di Monako pun memberi sinyal pembalap asal Meksiko itu tak ingin sekadar menjadi nomor dua di Red Bull atau wingman bagi Verstappen.
Baca juga: Sergio Perez Raih Pole Position GP Arab Saudi
Atas hasil di Monako, Red Bull langsung memperpanjang kontrak Perez hingga 2024. Perez pun merasa lega karena dia tak lagi dipusingkan masa depannya dan bisa berkonsentrasi untuk menjadi penantang gelar juara.
"Sebagai pembalap Anda menginginkan kepastian, Anda ingin menghilangkan stres itu. Jadi lebih awal lebih baik," ujarnya.
"Dibutuhkan begitu banyak energi dan begitu banyak fokus untuk tampil 100% pada balapan, jadi Anda tidak perlu pemikiran itu (soal kontrak)," imbuh pembalap yang disapa Checo itu.
Pada kontrak barunya, Perez menegaskan tidak ada klausul yang mengharuskannya untuk mengalah kepada Verstappen.
Sebelumnya, drama perintah tim sempat dilakukan Red Bull pada GP Spanyol di Sirkuit Catalunya, Mei lalu. Perez yang memimpin balapan kehilangan kesempatan meraih podium pertama usai diminta membiarkan Verstappen menyalip.(AFP/OL-5)
Lewis Hamilton menilai karakteristik mobil saat ini memberikan ruang lebih bagi pembalap untuk melakukan koreksi saat terjadi kesalahan di lintasan.
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
Max Verstappen menekankan bagaimana peran Christian Horner yang selalu pasang badan untuknya di masa-masa sulit.
Menurut pembalap asal Belanda ini, kebijakan McLaren yang memberikan perlakuan setara kepada Norris dan Piastri justru menjadi bumerang bagi tim asal Inggris tersebut.
Sebelumnya, Verstappen sempat dikabarkan akan kembali memakai nomor 33 yang identik dengannya sebelum meraih gelar juara dunia pada 2021.
Pembalap Red Bull Max Verstappen mengaku bangga dengan perjuangan yang telah ia dan timnya lakukan, meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
BALAPAN Formula 1 (F1) musim 2026 diprediksi akan menghadirkan drama dan kekacauan menyusul penerapan regulasi teknis serta mesin yang drastis. Ini kata Charles Leclerc.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Max Verstappen dari Red Bull tetap tenang meski Virtual Safety Car di akhir lomba menggagalkan peluangnya merebut posisi kedua dari Leclerc.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved