Minggu 13 Maret 2022, 11:10 WIB

Gagal di Jerman Open, Dua Ganda Campuran Diharapkan Tampil Lebih Baik di All England

 Rifaldi Putra Irianto | Olahraga
Gagal di Jerman Open, Dua Ganda Campuran Diharapkan Tampil Lebih Baik di All England

Foto/Dok.PBSI
Aksi pasangan ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari saat bertanding di turnamen Korea Terbuka.

 

PUPUS sudah harapan wakil Indonesia untuk meraih gelar juara di kejuaraan bulu tangkis Jerman Terbuka 2022, setelah enam wakilnya tidak ada yang berhasil mencapai babak final.

Dua pasangan ganda campuran yang tersisa Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso harus mengakui keunggulan lawan-lawan mereka di babak perempat final,

Bertanding di Westenergie Sporthalle, Jumat (11/3), Rinov/Pitha dihentikan unggulan kelima asal Inggris, Marcus Ellis/Lauren Smith lewat pertarungan sengit rubber game, 21-16, 16-21, dan 19-21.

Sementara Adnan/Mychelle kalah dari Adam Hall/Julie Macpherson dari Skotlandia, juga dengan rubber game, 17-21, 21-14, dan 18-21.

Berbicara terkait penampila anak didiknya, pelatih ganda campuran Nova Widianto mengungkapkan kedua pasangan ganda campuran itu masih kurang tahan banting saat melakoni laga tiga set yang melelahkan.

Baca juga: Nadal Kalahkan Korda di Putaran Kedua Indian Wells

"Rinov/Pitha main sudah bagus, hanya kurang tahan sedikt fokusnya di gim ketiga. Di poin-poin akhir; variasi serangannya juga berkurang, banyak smash terus tapi lawan tidak mati karena bolanya berat sekali,"  ungkap Nova dalam keterangan PBSI, Minggu (13/3)

"Selain itu, sering kecolongan poin di servis dan terima servis. Dari servis, pasangan Inggris berapa kali dapat poin mudah atau minimal bisa ambil permainan duluan, sedangkan kita kurang siap," jelasnya.

"Buat Adnan/Mychelle hampir sama. Mereka di gim pertama banyak main bola-bola panjang, kurang berani bermain no lob pendek dan mengadu depan. Waktu main reli juga kurang tahan dan kelihatan down kalau musuh susah dimatikan, inginnya sekali mati," tutur Nova.

Walau gagal menembus babak empat besar, Nova tetap mengapresiasi perjuangan anak-anak asuhannya tersebut.

Dia berharap Rinov/Pitha dan Adnan/Mychelle bisa menampilkan permainan lebih baik di turnamen All England 2022 yang akan digelar pekan depan.

"Secara keseluruhan penampilan secara teknis anak-anak sudah bagus. Hanya memang harus ditingkatkan dari segi fokus bermain reli," kata Nova.

"Sebenarnya kita sudah antisipasi di latihan dengan memakai bola berat, tapi masih kurang tahan. Ke depan harus lebih tahan lagi kalau reli-reli panjang, terutama di Eropa yang rata-rata bolanya berat karena cuaca dingin. Semoga mereka bisa lebih baik di All England dan turnamen berikutnya," harap Nova.

Dapat diketahui, setelah menyelesaikan turnamen Jerman Terbuka tim bulu tangkis Indonesia akan langsung terbang meuju Birmingham, Inggris.

Nantinya mereka akan langsung bergabung dengan wakil Indonesia lainnya yang telah terlebih dahulu sampai di Birmingham. Turnamen All-England sendiri dijadwalkan akan bergulir pada 16=20 Maret 2022. (Rif/OL-09)

Baca Juga

AFP/EVGENIA NOVOZHENINA

Dokter Jelaskan Penanganan Pertama Kasus Cedera Olahraga

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 14:18 WIB
Setelah peradangan berhasil diatasi, pasien dapat mulai menjalani program terapi selanjutnya untuk mengembalikan fungsi gerak dan...
AFP/Dylan Buell/Getty Images

Medvedev Melaju ke Putaran Kedua Cincinnati Masters

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 12:25 WIB
Medvedev hanya membutuhkan waktu 1 jam 34 menit untuk merebut kemenangan dua set langsung 6-4 dan 7-5 atas Van de...
ANTARA/Hafidz Mubarak A

PABSI Mulai Atur Strategi untuk Kualifikasi Olimpiade Paris

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 12:05 WIB
PB PABSI akan menurunkan dua lifter di beberapa kelas saat kualifikasi Olimpiade nanti. Hal ini dilakukan guna menambah peluang mengamankan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya