Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN petenis nomor satu dunia asal Belarus Victoria Azarenka mengaku terpuu melihat penderitaan orang-orang di tengah kekerasan di Ukraina setelah invasi Rusia, pekan lalu.
Menurut layanan darurat Ukraina, invasi tersebut telah menewaskan lebih dari 2.000 warga sipil Ukraina dan menghancurkan ratusan bangunan termasuk rumah, rumah sakit, taman kanak-kanak, dan fasilitas transportasi.
"Saya hancur karena tindakan yang telah terjadi selama beberapa hari terakhir terhadap dan di Ukraina," kata Azarenka lewat unggahan Twitter, Kamis (3/3).
Baca juga: Yastremska Persembahkan Kemenangan untuk Ukraina
"Sungguh memilukan melihat banyak orang yang tidak bersalah telah terpengaruh dan terus terpengaruh oleh kekerasan seperti itu," lanjutnya.
Belarus adalah sekutu dekat Rusia dan telah menjadi tempat utama bagi pasukan Rusia untuk melakukan invasi, yang disebut Rusia sebagai 'operasi khusus'.
"Sejak masa kanak-kanak, saya bertemu orang Ukraina dan Belarus, serta kedua negara, ramah dan mendukung satu sama lain," kata petenis berusia 32 tahun itu.
"Sulit untuk menyaksikan perpisahan dengan kekerasan yang saat ini terjadi alih-alih mendukung dan menemukan belas kasih satu sama lain," imbuhnya.
Sejak awal invasi, tim dan atlet Rusia dan Belarus dilarang mengikuti kompetisi internasional di seluruh olahraga.
Otoritas tenis, pekan ini, melarang mereka bertanding atas nama dan bendera negara mereka.
Juara Grand Slam dua kali Azarenka menginginkan perdamaian.
"Hati saya bersama semua orang yang secara langsung dan tidak langsung terkena dampak perang ini yang menyebabkan rasa sakit dan penderitaan bagi banyak orang," kata Azarenka.
"Saya ingin dan berharap untuk perdamaian dan mengakhiri perang," tambahnya.
PBB memperkirakan lebih dari 870.000 orang telah melarikan diri dari Ukraina sejak invasi diluncurkan sepekan yang lalu dalam apa yang tampaknya akan menjadi krisis pengungsi terbesar di Eropa abad ini yang membuat jutaan orang mengungsi. (Ant/OL-1)
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
SEBUAH penemuan luar biasa datang dari tim peneliti Rusia yang berhasil menghidupkan kembali tanaman berbunga asal Siberia, Silene stenophylla, dari biji yang telah terkubur 32 ribu tahun.
Rosatom mengatakan telah mengevakuasi hampir 100 orang dari Iran.
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved