Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Formula 1 asal Rusia Daniil Kvyat, Selasa (1/3),mengatakan olahraga seharusnya tidak mencampuri urusan politik dan mengecam pelarangan atlet Rusia tampil di kompetisi olahraga, menyebut hal itu sebagai sebuah ketidakadilan.
Sejumlah otoritas cabang olahraga dunia telah melarang timnas, tim atau atlet Rusia dalam berbagai kejuaraan dunia.
Rusia telah dipastikan didepak dari Piala Dunia 2022 semenyara timnas dan klub asal negara itu dicoret dari kompetisi internasional.
Baca juga: FIA Larang Bendera dan Lagu Kebangsaan Rusia di Formula 1
Keputusan FIFA dan UEFA serta sejumlah cabang olahraga lin, termasuk atletik dan ice skating, dikeluarkan setelah Komite Olimpiade Internasional (IOC) meminta federasi olahraga untuk menghukum Rusia dan Belaris.
Balapan Formula 1 GP Rusia, yang dijadwalkan digelar pada 25 September juga telah dibatalkan.
FIA, Selasa (1/3), juga mengumumkan pembalap Rusia juga tidak bisa mengibarkan bendera negara mereka dan lagu kebangsaan Rusia tidak akan diperdengarkan di ajang Formula 1.
"Federasi olahraga di dunia, termasuk ICO, seharusnya tidak mencampuri urusan politik," ungkap Kvyat lewat media sosial.
"Melarang atlet dan tim Rusia berpartisipasi dalam kompetisi dunia adalah solusi yang tidak adil."
"Siapa lagi kalau bukan kita di dunia olahraga bisa membantu mempersatukan dunia di masa depan?" lanjutnya.
Kvyat, yang membalap untuk tim Red Bull dan Toro Rosso, mengaku berharap adanya soulsi damai di Ukraina.
"Saya harap semua pihak bisa menemukan solusi dengan cara duduk bersama dan berdialog secara damai," kata Kvyat.
"Bagi saya, sangat menakutkan melihat dua negara bersaudara berperang."
"Saya tidka ingin tindakan militer atau perang mempengaruhi masa depan manusia. Saya ingin putri saya dan seluruh anak-anak tinggal di dunia yang damai," imbuhnya.
Pembalap berusia 27 tahun itu merupakan pembalap Rusia tersukses di Formula 1 setelah memenangkan 202 poin sepanjang kariernya dengan tiga kali finis podium. Dia terakhir kali membalap di Formula 1 pada 2020. (AFP/OL-1)
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
Para pihak juga saling bertukar pandangan mengenai paket kemakmuran untuk Ukraina.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved