Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
LEGENDA hidup tenis Indonesia Yayuk Basuki menyayangkan kinerja Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemepora) serta Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI), yang terlambat dalam mengklarifikasi teguran WADA yang membuat LADI dinilai tidak patuh dalam menjalankan program uji doping, dan berakibat keluarnya sanksi dari WADA.
Atas kejadian tersebut, sejumlah sanksi yang didapat Indonesia adalah tidak berhak menjadi tuan rumah tingkat regional, benua, dan dunia, hingga larangan mengibarkan bendera kebangsaan selain di ajang sekelas Olimpiade.
Yayuk mengatakan berdasarkan informasi yang dia dapatkan, sejatinya WADA telah memberikan peringatan kepada Kemenpora dan LADI terkait permasalahan ini sejak Oktober 2019, namun berbulan-bulan berlalu tak ada keseriusan yang dilakukan Kemenpora dan LADI untuk menyelesaikan permasalahan itu.
"Kalau saya melihatnya pemerintah kita yang mana dalam hal ini Kemenpora dan LADI yang berafiliasi dengan Kemenpora, mereka engga serius menangani ini," tutur Yayuk saat dihubungi, Kamis (21/10).
"Berdasarkan informasi yang saya dapat, waktu itu Kemenpora itu sendiri sudah dihubungkan langsung direcet melalui Zoom dengan WADA. Nah itu kan sebenernya mereka sudah tahu itu per Oktober tahun lalu, dan itu sudah diingatkan selalu oleh WADA bahwa ini harus dipenuhi kekurangan-kekurangannya," tutur Yayuk.
Yayuk menyayangkan Kemenpora dan LADI saat itu tidak langsung bergerak cepat untuk memenuhi kebutuhan sampel anti-doping dan menyelesaikan permasalahan, malah menunda-nunda dengan alasan pandemi dan berakibat dijatuhkan sanksi.
"Itu kan sebetulnya sudah diingatkan dari tahun lalu, jadikan sebenarnya Kemenpora ini sudah tahu, tapi kok itu tidak langsung ditindaklanjuti. Bahkan pada saat itu WADA mengapresiasi Indonesia karena mereka yakin Indonesia dapat memenuhi itu (sample anti-doping)," terangnya.
Juara Asian Games 1998 itu memahami bahawa LADI sempat berganti-ganti kepengurusan padah tahun 2021 yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian permasalahan ini. Namun dari situ lah Yayuk menilai Kemenpora tidak serius untuk menyelesaikan permasalahan dengan WADA.
"Pengurus baru LADI itu mereka katanya baru 3 bulan dilantik. Lah lalu selama 10 bulan ini ngapain aja, Kan berarti itukan terjadi tarik-ulur siapa yang akan ditaruh dikepungurusan itu jadi buang waktu gitu loh," sebutnya.
"Saya paham mungkin Menpora banyak kerjaan yang perlu diurus, tapi anak buahnya kemana, disitu kan ada Sekertaris Menteri, ada Deputi Bidang Prestasi, itu pada ke mana, lalu selama berbulan-bulan ini ngapain aja," sambungnya.
"Jadi menurut saya itu, gak serius Kemenpora ini. Begitu dijatuhkan sanksi baru deh bentuk tim akselerasi dan investigasi, " ucapnya
Dengan sanksi yang sudah dijatuhkan WADA, Yayuk hanya bisa berharap tim akselerasi dan investigasi dapat bekerja dengan baik dengan harapan dapat meringankan sanksi yang diberikan WADA.
"Nah saran saya si cuma satu, kemarin apapun itu yg sudah dibentuk, tim akselerasi dan investigasinya dapat bekerja dengan baik. Menanyakan apakah memungkinkan sanksi ini bisa berubah, barangkali kita bisaa melakukan pendakatan agar ada keringanan," ucap Yayuk.
"Tapi ya jangan berharap banyak, mohon maaf hukum internasional tidak seperti hukum di kita yang bisa diringankan dengan pendekatan," tukasnya. (Rif/OL-09)
Indonesia Terbuka level Super 1000 kini berdurasi 11 hari. PBSI sebut ini investasi strategis untuk prestise turnamen, peluang atlet, dan pengalaman sportainment bagi penonton.
BWF mengumumkan transformasi besar World Tour 2027-2030. Denmark Open naik ke level Super 1000, total 36 turnamen setahun, format baru, dan hadiah hingga USD 26,9 juta.
PP PBSI menjadikan capaian di Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 sebagai bahan evaluasi krusial untuk mematangkan skuad menuju Piala Thomas dan Uber 2026.
Indonesia mengalahkan Tailan dengan skor 3-2 di laga perempat final BATC 2026
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Tim bulu tangkis putra Indonesia menang telak 5-0 atas Myanmar di laga pembuka Grup D BATCH 2026, dominasi penuh jadi modal jelang lawan Malaysia.
Ketua Umum PB PII, Abdul Kohar Ruslan, menegaskan bahwa tantangan organisasi pelajar saat ini semakin dinamis, terutama dengan dominasi Generasi Z yang sangat lekat dengan dunia digital.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi membuka seleksi terbuka untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.
Peter secara terbuka menyoroti masalah mendasar yang menjadi pekerjaan rumah yaitu munculnya polarisasi di tenis meja setelah adanya Indonesia Pingpong League (IPL).
MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memaparkan 28 agenda besar Kemenpora untuk tahun 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Selasa (27/1).
KONTINGEN Indonesia sukses menutup perjuangan di ajang ASEAN Para Games (APG) Ke-13 Tahun 2025 di Thailand.
Pansel terdiri dari lima orang yang diketuai Sekretaris Kemenpora (Sesmenpora) RI Gunawan Suswantoro.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved