Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Francesco Bagnaia membukukan posisi pole ketiganya secara beruntun pada musim MotoGP kali ini di GP Amerika, Sabtu (2/10).
Bagnaia juga mengakhiri rangkaian tujuh posisi pole beruntun Marc Marquez di sirkuit di Texas itu.
Pemuncak klasemen MotoGP Fabio Quartararro dan Marquez melengkapi barus terdepan untuk balapan ke-15 musim ini pada Minggu (3/10).
Baca juga: Klaim Berpengalaman, Quartararo Tampil Percaya Diri di GP Amerika
Quartararo, yang tengah berusaha menjadi pembalap Prancis pertama yang menjadi juara MotoGP, telah memenangi lima balapan pada musim ini dan memiliki keunggulan 48 poin dari Bagnaia.
Namun, Bagnaia telah memenangi dua balapan MotoGP terakhir.
Laga kualifikasi, Sabtu (2/10), di Circuit of the Americas, diwarnai kemarahan para pembalap mengenai kondisi trek yang digunakan.
Di sesi latihan, Jumat (1/10), Quartararo telah mengungkapkan kekecewaannya dengan adanya sejumlah benjolan di trek terutama di belokan 2, 3, dan 10.
"Trek ini terlihat bak lapangan latihan motocross," kecam Quartararo. "Ini tidak bisa diterima dan sangat berbahaya bagi para pembalap." (AFP/OL-1)
Pembalap Ducati Marc Marquez membuat prediksi mengejutkan terkait dengan susunan pembalap MotoGP 2027.
MARC Marquez memanfaatkan metode visualisasi lintasan saat tes pramusim MotoGP untuk memastikan pilihan paket aerodinamika Ducati tetap kompetitif sepanjang musim.
Performa Bagnaia sepanjang musim 2025 yang naik turun membuat posisinya di tim pabrikan Borgo Panigale mulai disorot.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Francesco Bagnaia mengaku lebih nyaman dengan DNA baru Ducati GP26 dibanding GP25. Simak hasil tes pramusim Buriram dan persiapan Pecco hadapi MotoGP 2026.
Performa Bagnaia sepanjang musim 2025 yang naik turun membuat posisinya di tim pabrikan Borgo Panigale mulai disorot.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Berbeda dengan Formula 1 yang memiliki serikat resmi pebalap, MotoGP hingga kini belum memiliki wadah tersebut.
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia menyelesaikan sesi tes ini dengan berada di posisi 10 dalam waktu 1 menit 29,731.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved