Rabu 03 Maret 2021, 11:29 WIB

Hamilton : Gelar Juara Bukanlah Penentu Masa Depannya di F1

Rifaldi Putra Irianto | Olahraga
Hamilton : Gelar Juara Bukanlah Penentu Masa Depannya di F1

Clive Mason / POOL / AFP
Pembalap tim Mercedes Lewis Hamilton dari Inggris.

PEMBALAP Formula 1 (F1) Lewis Hamilton mengatakan bahwa kesuksesannya mencetak rekor kemenangan gelar juara tujuh kali pada musim 2020, tidak akan menjadi faktor penentu apakah dia akan berhenti di F1.

Hamilton telah menjadi pembalap paling berprestasi dalam sejarah olahraga jet darat tersebut. Ia telah mencetak rekor kemenangan 95 kali, dan pole position sebanyak 98 kali.

Hamilton juga mengatakan bahwa kecintaanya pada balap F1 yang pada akhirnya membuatnya masih bertahan di olahraga tersebut.

"Saya telah membuat keputusan yang sangat penting dalam pikiran saya, bahwa saya tidak ingin (gelar juara) menjadi faktor penentu masa depan saya di F1," ucap Hamilton di lansir dari AFP, Rabu, (3/3).

"Saya terjun ke balapan karena saya suka balapan dan saya pikir itu harus selalu menjadi inti dari apa yang saya lakukan. Jika semua yang Anda inginkan adalah penghargaan, jika yang Anda inginkan adalah gelar, saya merasa Anda bisa berpotensi tersesat pada tujuan anda," imbuhnya.

"Tentu saja (meraih gelar) adalah impian terakhir, tapi saya tidak berpikir itu akan menjadi faktor penentu apakah akan bertahan atau terus berjalan," jelasnya.

Mendapatkan kontrak jangka pendek dengan durasi satu tahun bersama tim Mercedes, sejumlah spekulasi pun mengarah bahwa Hamilton akan berhenti membalap pada musim depan, namun ia membantah spekulasi tersebut.

"Saya berada dalam posisi beruntung di mana saya telah mencapai sebagian besar hal yang saya inginkan, jadi tidak ada kebutuhan nyata untuk merencanakan terlalu jauh ke masa depan," ucapnya.

"Kami hidup dalam periode waktu yang tidak biasa. Saya hanya ingin satu tahun, lalu kami dapat membicarakannya jika kami berbuat lebih banyak (prestasi), dan akan terus memperpanjangnya jika perlu," tuturnya.

Kembali membalap di F1 musim 2021, Hamilton menyatakan akan fokus untuk mendorong keragaman. Menjadi satu-satunya pembalap kulit hitam tersukses di F1 pria berusia 36 tahun itu telah mendirikan komisi untuk meningkatkan keterwakilan warga kulit hitan di dunia balap Inggris.

"Tahun lalu ada banyak diskusi tentang kesetaraan dan inklusi dan saya rasa banyak yang dibicarakan. Tahun ini fokus mendorong keragaman dan benar-benar memastikan aksi itu dilakukan, jadi itu semacam inti dorongan bagi saya," sebutnya.

Adapun kejuaraan F1 akan mulai bergulir dengan seri pembuka di Bahrain pada 28 Maret 2021 mendatang. (Rif/AFP/OL-09)

Baca Juga

AFP/Fransesco de Melo

Tercepat di Kualifikasi, Quartararo Pole Position di GP Spanyol

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 17 April 2021, 22:11 WIB
Quartararo (Monster Energy Yamaha) mencatatkan waktu tercepat 1:38,862 untuk meraih pole position ke-11 dalam kariernya pada...
AFP

Pembalap Marc Marquez Cemaskan Kondisi Otot Lengannya

👤Akmal Fauzi 🕔Sabtu 17 April 2021, 13:06 WIB
PEMBALAP Tim Repsol Honda, Marc Marquez, mengalami penurunan performa di latihan bebas (FP) MotoGP Portugal 2021 yang digelar Jumat...
Valery HACHE / AFP

Unggulan Keenam Rublev Mampu Pecundangi Nadal di Monte Carlo

👤Antara 🕔Sabtu 17 April 2021, 05:35 WIB
Unggulan keenam itu menghentikan ambisi Nadal untuk mencetak gelar ke-12 pada ajang ATP Masters 1000 sekaligus mencapai semifinal...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya