Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Mercedes Valtteri Bottas mampu memaksimalkan pinalti yang diterima rekan setimnya Lewis Hamilton dan memenangkan Grand Prix Rusia. Dengan kemenangan ini peluangnya untuk juara dunia terbuka lebar.
Bottas mengamankan kemenangan keduanya musim ini dan peringkat pertama sejak pembukaan musim di GP Australia. Rekan setimnya Hamilton memang terkena pinalti 10 detik karena membuat dua pelanggaran saat latihan sebelum balapan.
Akibat hukuman tersebut Hamilton diberikan dua pinalti terpisah yang masing masing lima detik yang membuatnya berada di posisi 11 setelah menjalani hukumannya di pit stop.
Pembalap Inggris ini kemudian mampu pulih dan menempati posisi ke tiga di podium setelah pembalap Red Bull Max Verstappen dan Bottas yang memanfaatkan kesalahan yang jarang dilakukan Hamilton.
Kemenangan ini sangat berpengaruh bagi Bottas yang mengurangi selisih 55 poin menjadi 44 poin setelah mendapatkan tambahan 11 poin. Dengan masih adanya tujuh seri tersisa dari musim 2020.
Baca juga : The Doctor Tak Sabar Jajal Sirkuit Mandalika
Hamilton sempat menahan serangan Bottas diawal hingga gesekan pada awal balapan yang kemudian diinteruspsi oleh mobil safty yang mehentikan sementara persaingan keduanya. Kecelakaan awal balapan juga membuat pe,balap McLaren Carlos Sainz and Lance Stroll menghentikan balapan setelah disenggol Charles Leclerc dari Ferarri.
Hamilton yang frustasi karena pinaltinya dan mengacuhkan tim order dari Mercedes untuk masuk pit akhirnya harus kehilangan posisinya setelah masuk ke pit pada lap ke 16. Hamilton mampu untuk mengamankan podium tetapi gagal menyamai rekor kemenangan Michael Schumacher.
Di sisi lain Sergio Perez mengamankan peringkatnya di posisi ke empat untuk poin balapan, unggul dari pembalap Renault Daniel Ricciardo dan Lecler. Ini sekaligus mencatatkan peringkat tertinggi Ferarri sejak mengamankan peringkat empat di peringatan 70 tahun Grand Prix.
Sedangkan Esteban Ocon sukses mengatasi upaya menyalip Daniil Kvyat yang harus puas di posisi ke tujuh dan rekan timnya dari AlphaTauri Pierre Gasly di posisi ke sembilan. (Crash/OL-7)
Red Bull Ford Powertrains langsung dinilai sebagai paket mesin terkuat jelang era regulasi 2026 setelah data uji coba pramusim di Bahrain menunjukkan keunggulan performa.
Peluncuran identitas visual tim dilakukan secara tidak biasa, yakni melalui tayangan iklan pada ajang Super Bowl, menandai keseriusan Cadillac memasuki panggung balap Formula 1.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Pembalap Red Bull Isack Hadjar kehilangan kendali di tikungan terakhir yang sangat cepat. Mobilnya melintir dan menghantam pembatas jalan dengan bagian belakang terlebih dahulu.
Seorang juru bicara Williams menyebut bahwa absen di tes pramusim Formula 1 tersebut adalah "hasil rekayasa teknik yang lebih baik" di tengah situasi yang ada.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB dan Rusia menyatakan tidak akan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kremlin pastikan Rusia absen dari pertemuan perdana Board of Peace di Washington pada 19 Februari. Moskow masih pelajari urgensi badan pengelola Gaza tersebut.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved