Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
LEWIS Hamilton pada Kamis mengungkapkan alasan kenapa ia belum mengamankan perpanjangan kontrak dengan Mercedes di saat Valtteri Bottas telah merampungkan negosiasi dengan tim pabrikan Jerman itu. Juara dunia enam kali asal Inggris itu, dan salah satu pembalap dengan bayaran termahal di F1 mengatakan krisis global yang terjadi menjadi alasan utama yang membuatnya kurang nyaman menegosiasikan kontrak besar saat ini.
"Pada akhirnya, jujur, ini bukan saat yang tepat," kata Hamilton di Silverstone, Inggris.
"Ketika kalian memikirkan banyak orang di dunia kehilangan pekerjaan, orang-orang yang tidak bekerja, dan duduk menegosiasikan kontrak besar. Itu bukanlah hal paling penting yang ingin aku lakukan saat ini," lanjutnya.
Hamilton juga mengatakan bahwa ia ingin lanjut dengan tim Mercedes dan bukan sesuatu yang sulit untuk duduk bersama dan menyelesaiakan masalah kontrak. Namun Hamilton mengaku belum merasa nyaman sehingga dia masih menunggu sedikit lebih lama lagi.
"Aku tidak bicara dengan orang lain dan aku ingin terus, khususnya karena kami baru saja memulai babak baru dengan tim. Dalam hal bagaimana kami mengedukasi diri kami, bagaimana kami memahami apa yang kami akan lakukan untuk lebih beragam dan inklusif ke depannya.Jadi aku sangat senang dengan apa yang mungkin bisa dilakukan dengan Mercedes-Benz dan saat ini terus maju. Pada suatu tahap, itu akan tercapai tapi aku tidak tertekan," kata Hamilton.
Sementara itu, Bottas telah mengamankan bangkunya di Mercedes setidaknya hingga 2021, yang bakal menjadi musim kelimanya bersama tim Silver Arrow. Hamilton pun memuji pengaruh positif yang dibawa pembalap asal Finlandia itu di tim sepeninggalan Nico Rosberg pada akhir 2016 lalu.
"Valtteri memiliki pengaruh yang sangat positif di tim dan dalam lima tahun terakhir ini. Dia bisa dipercaya dan menjalani tugasnya dengan baik di trek dan juga rekan yang luar biasa bagi semua orang di tim," kata Hamilton.
baca juga: Sebastian Vettel Makin Dekat ke Racing Point
Bottas pun mengakui perpanjangan kontraknya kali ini berjalan cukup mulus setelah sempat kritis terhadap bagaimana perpanjangan kontraknya dengan Mercedes berjalan. Mercedes masih dominan dengan memenangi empat balapan musim ini, lewat Bottas yang mempersembahkan trofi di seri pembuka di Austria bulan lalu dan tiga seri yang disapu bersih oleh Hamilton. (OL-3)
Pembalap muda Mercedes Kimi Antonelli memenangi F1 GP Tiongkok 2026. Dominasi Mercedes dipertegas George Russell di posisi kedua, sementara Lewis Hamilton podium.
Formula 1 resmi membatalkan balapan di Bahrain dan Arab Saudi yang dijadwalkan April 2026. Keamanan menjadi prioritas utama di tengah situasi Timur Tengah yang memanas.
Dua pembalap Ferrari, yakni Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, akan memulai balapan dari baris kedua setelah menempati posisi ketiga dan keempat.
George Russell mengamankan pole position untuk Sprint Race Formula 1 Chinese Grand Prix setelah tampil dominan dalam sesi kualifikasi di Shanghai.
KONFLIK di Timur tengah mengancam agenda Formula 1 dan Grand Prix atau GP Bahrain dan Grand Prix Arab Saudi yang sebelumnya akan diumumkan pada akhir pekan ini.
Pria asal Monako itu mengingat kembali insiden pada GP Tiongkok 2025 ketika kedua mobil Ferrari didiskualifikasi setelah balapan.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksi empat kali lipat.
PM Inggris Keir Starmer dan Presiden AS Donald Trump akhirnya berbicara via telepon di tengah ketegangan diplomatik terkait serangan ke Iran.
Mengaca pada kesuksesan Inggris dan AS, teknologi track & trace menjadi kunci amankan penerimaan cukai vape Indonesia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved