Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT bulan Ramadan tiba, geliat kuliner di Maluku Utara selalu diramaikan oleh satu hidangan khas yang tidak pernah absen dari meja makan: gohu ikan.
Makanan tradisional yang memadukan kesegaran ikan tuna atau cakalang ini menjadi pilihan utama masyarakat untuk melepas dahaga dan lapar setelah seharian berpuasa.
Di Pasar Gamalama, Ternate, gohu ikan menjadi primadona yang sangat diburu.
Mahla Muhammad, seorang pelaku usaha mikro kecil (UMK), mengungkapkan bahwa pesona gohu ikan saat Ramadan sangat luar biasa. Meski dijual dengan harga Rp25 ribu per mangkuk, permintaannya selalu tinggi hingga stok yang tersedia habis terjual.
"Masyarakat paling suka sama gohu ikan apalagi di bulan puasa Ramadan, walau harganya semangkuk Rp25 ribu, tapi selalu habis terjual," ujar Mahla saat ditemui, Minggu (22/2).
Keistimewaan gohu ikan terletak pada kesegaran bahan bakunya.
Syarif Hi. Sabatan dari Lembaga Seni Budaya Molokiyah menjelaskan bahwa masyarakat Ternate sangat mengandalkan ikan tuna dan cakalang yang baru saja ditangkap oleh nelayan.
Kualitas kesegaran ikan inilah yang menjadi kunci utama cita rasa gohu ikan yang sudah bertahan selama ratusan tahun.
Saat disantap dengan sagu atau ubi rebus, hidangan ini memberikan sensasi rasa yang segar dan mengenyangkan, menjadikannya menu yang sangat pas untuk mengembalikan energi setelah berbuka.
Kepopuleran dan keunikan resep gohu ikan kini telah mendapatkan pengakuan negara.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum, gohu ikan resmi tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) kategori pengetahuan tradisional.
Langkah ini diapresiasi Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Malut, Budi Argap Situngkir (BAS). Ia menekankan bahwa pelindungan ini sangat krusial agar cara pembuatan dan resep gohu ikan tidak hilang atau diklaim oleh pihak lain.
"Pengetahuan tradisional seperti cara pembuatan dan menu gohu ikan ini, jangan sampai dia hilang atau diklaim pihak lain. Untuk itu, pentingnya kepedulian seluruh pihak baik pemerintah, kampus, masyarakat untuk bersama-sama bersinergi melindungi pengetahuan tradisional yang telah hidup lama di komunitas masyarakat," tutur Argap.
Dengan status hukum yang kuat, gohu ikan tidak hanya menjadi sekadar menu berbuka puasa, melainkan telah menjadi simbol kebanggaan identitas budaya yang terlindungi, sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Maluku Utara. (Ant/Z-1)
Pakar kesehatan olahraga menyarankan transisi bertahap saat kembali berolahraga usai Lebaran untuk menghindari cedera dan detraining effect.
Memaksakan diri kembali ke porsi normal atau lebih tinggi secara mendadak meningkatkan risiko mulai dari cedera sampai terkena sindrom overtraining
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Suasana lingkungan yang kondusif hanya bisa tercipta jika terdapat hubungan harmonis antar pemeluk agama.
Jika kondisi tidak mereda dan terjadi gejala berat yang ditandai dengan nyeri ulu hati sangat hebat disertai muntah atau sesak napas, maka sebaiknya jangan memaksakan diri berpuasa.
puasa tidak hanya membawa spirit ilahiah, melainkan juga memiliki konstruksi nilai dan orientasi insaniyah.
Melalui kegiatan buka puasa bersama ini diharapkan dapat semakin mempererat kebersamaan, kekeluargaan, serta memperkuat nilai-nilai persatuan di tengah masyarakat
Suasana lingkungan yang kondusif hanya bisa tercipta jika terdapat hubungan harmonis antar pemeluk agama.
Saat berbuka adalah puncak kebahagiaan setelah seharian menahan lapar dan haus.
Nova Paloh menekankan bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat untuk merekatkan kembali hubungan yang mungkin merenggang akibat kesibukan sehari-hari.
Baznas berkomitmen untuk terus membantu masyarakat yang terdampak konflik dan bencana, termasuk di Palestina.
Tantangan bangsa saat ini tidak hanya datang dari persoalan ekonomi dan geopolitik, tetapi juga dari maraknya disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian di ruang publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved