Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Perluas Akses UMKM Perempuan, Program LAKSMI Resmi Meluncur di Ternate

Basuki Eka Purnama
23/1/2026 11:05
Perluas Akses UMKM Perempuan, Program LAKSMI Resmi Meluncur di Ternate
Peluncuran Program LAKSMI di Ternate(MI/HO)

SEKTOR UMKM perempuan ultra mikro di Maluku Utara mendapatkan angin segar melalui peluncuran program LAKSMI (Langkah Aksi Kapasitas Sosial Mikro untuk Inklusi). Program hasil kolaborasi sektor swasta global, Eramet Indonesia, dan YCAB Foundation ini hadir di Ternate untuk memberikan dukungan terpadu berupa pelatihan literasi keuangan, pemasaran digital, hingga akses permodalan.

Peresmian program ini berlangsung dalam acara LAKSMI Local Kick-Off & Community Talk di Bela Hotel, Ternate, pada Rabu (21/2). Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, CEO Eramet Indonesia Jérôme Baudelet, serta Founder & CEO YCAB Foundation Veronica Colondam.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan kapasitas perempuan dalam struktur ekonomi daerah.

“Program LAKSMI sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Ketika UMKM perempuan diperkuat melalui pelatihan dan pendampingan yang tepat, maka dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga oleh keluarga, komunitas, dan pembangunan ekonomi daerah secara keseluruhan,” ujar Sherly.

Ternate dipilih sebagai lokasi implementasi karena peran strategisnya sebagai pusat ekonomi Maluku Utara. Meski memiliki potensi besar, para pelaku usaha ultra mikro di wilayah ini masih menghadapi kendala klasik, seperti keterbatasan akses teknologi digital, pendampingan yang berkelanjutan, serta akses pembiayaan.

Jérôme Baudelet selaku Eramet Indonesia menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen global dalam membangun ekonomi yang inklusif, terutama di wilayah yang menjadi bagian dari komunitas operasional perusahaan.

“Program LAKSMI hadir tidak hanya untuk pada meningkatkan kapasitas usaha, tetapi juga pada menguatkan kepercayaan diri, jejaring, serta perluasan akses terhadap peluang ekonomi yang lebih luas bagi perempuan pelaku usaha ultra mikro di Ternate,” jelas Jérôme.

Dalam pelaksanaannya, program LAKSMI di Ternate akan menyasar 200 pelaku usaha perempuan. Setelah melalui rangkaian pelatihan, sebanyak 25 peserta terbaik akan diseleksi berdasarkan indikator partisipasi aktif dan keterampilan digital untuk menerima hibah usaha sebagai stimulus pengembangan bisnis.

Optimisme serupa disampaikan oleh Founder & CEO YCAB Foundation, Veronica Colondam. Ia menyebutkan bahwa program ini mengadopsi kesuksesan implementasi di Jakarta yang telah melampaui target awal peserta.

"Program LAKSMI adalah bentuk komitmen bersama YCAB Foundation dan Eramet Indonesia untuk memperkuat peran perempuan dalam perekonomian, melalui pendidikan dan pemberdayaan ekonomi yang sesuai dengan konteks lokal. Kolaborasi ini mendukung perempuan pelaku usaha ultra mikro di Ternate dengan intervensi yang meningkatkan kepercayaan diri, pengetahuan bisnis, serta keterampilan finansial dan digital untuk mendukung usaha yang berkelanjutan. Kami percaya, ketika usaha perempuan berkembang, dampaknya akan dirasakan oleh keluarga, komunitas, dan perekonomian daerah," tutup Veronica. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya