Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKTOR UMKM perempuan ultra mikro di Maluku Utara mendapatkan angin segar melalui peluncuran program LAKSMI (Langkah Aksi Kapasitas Sosial Mikro untuk Inklusi). Program hasil kolaborasi sektor swasta global, Eramet Indonesia, dan YCAB Foundation ini hadir di Ternate untuk memberikan dukungan terpadu berupa pelatihan literasi keuangan, pemasaran digital, hingga akses permodalan.
Peresmian program ini berlangsung dalam acara LAKSMI Local Kick-Off & Community Talk di Bela Hotel, Ternate, pada Rabu (21/2). Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, CEO Eramet Indonesia Jérôme Baudelet, serta Founder & CEO YCAB Foundation Veronica Colondam.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan kapasitas perempuan dalam struktur ekonomi daerah.
“Program LAKSMI sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Ketika UMKM perempuan diperkuat melalui pelatihan dan pendampingan yang tepat, maka dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga oleh keluarga, komunitas, dan pembangunan ekonomi daerah secara keseluruhan,” ujar Sherly.
Ternate dipilih sebagai lokasi implementasi karena peran strategisnya sebagai pusat ekonomi Maluku Utara. Meski memiliki potensi besar, para pelaku usaha ultra mikro di wilayah ini masih menghadapi kendala klasik, seperti keterbatasan akses teknologi digital, pendampingan yang berkelanjutan, serta akses pembiayaan.
Jérôme Baudelet selaku Eramet Indonesia menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen global dalam membangun ekonomi yang inklusif, terutama di wilayah yang menjadi bagian dari komunitas operasional perusahaan.
“Program LAKSMI hadir tidak hanya untuk pada meningkatkan kapasitas usaha, tetapi juga pada menguatkan kepercayaan diri, jejaring, serta perluasan akses terhadap peluang ekonomi yang lebih luas bagi perempuan pelaku usaha ultra mikro di Ternate,” jelas Jérôme.
Dalam pelaksanaannya, program LAKSMI di Ternate akan menyasar 200 pelaku usaha perempuan. Setelah melalui rangkaian pelatihan, sebanyak 25 peserta terbaik akan diseleksi berdasarkan indikator partisipasi aktif dan keterampilan digital untuk menerima hibah usaha sebagai stimulus pengembangan bisnis.
Optimisme serupa disampaikan oleh Founder & CEO YCAB Foundation, Veronica Colondam. Ia menyebutkan bahwa program ini mengadopsi kesuksesan implementasi di Jakarta yang telah melampaui target awal peserta.
"Program LAKSMI adalah bentuk komitmen bersama YCAB Foundation dan Eramet Indonesia untuk memperkuat peran perempuan dalam perekonomian, melalui pendidikan dan pemberdayaan ekonomi yang sesuai dengan konteks lokal. Kolaborasi ini mendukung perempuan pelaku usaha ultra mikro di Ternate dengan intervensi yang meningkatkan kepercayaan diri, pengetahuan bisnis, serta keterampilan finansial dan digital untuk mendukung usaha yang berkelanjutan. Kami percaya, ketika usaha perempuan berkembang, dampaknya akan dirasakan oleh keluarga, komunitas, dan perekonomian daerah," tutup Veronica. (Z-1)
Iwapi menjalin kerja sama dengan PT AI Indonesia untuk meningkatkan kapasitas digital, efisiensi usaha, serta daya saing UMKM perempuan di tengah percepatan transformasi ekonomi digital.
Bagi Muhammad Abdurrahman Azzam, masa kuliah justru menjadi pintu masuk untuk terlibat langsung dalam penguatan ekonomi masyarakat.
Perubahan lanskap usaha menuntut transformasi karena persaingan yang semakin ketat, perubahan perilaku konsumen, dan pesatnya perkembangan teknologi.
Meski potensi ekonomi digital besar, Indonesia masih menghadapi tantangan serius pada aspek literasi.
Bantuan tersebut meliputi meja payung dan kursi, tempat sampah, lampu hias warung, lampu hias taman, serta papan nama kios UMKM.
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Gapki menggelar pertemuan 140 pemangku kepentingan di Palu untuk mendorong perlindungan pekerja perempuan dan penguatan prinsip kesetaraan gender di sektor sawit.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Forum ini menyoroti kontribusi perempuan dalam mendorong resiliensi di komunitasnya, sekaligus memberikan wadah untuk berdiskusi menggaungkan suara perempuan.
Dampak psikologis pascabencana berpengaruh terhadap proses pemulihan sosial dan ekonomi, terutama di wilayah dengan kerentanan ekonomi tinggi seperti di Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved